Kisah Lahirnya Lokalisasi Kapis

Diawali Kedatangan Belasan PSK dari Luar Pulau, Kapis Sempat Mencapai Era Kejayaan

Namun setelah daerah menjadi bagian dari Tanahbumbu, oleh pemerintah setempat aktivitas itu akhirnya ditutup pada 2014 lalu.

Diawali Kedatangan Belasan PSK dari Luar Pulau, Kapis Sempat Mencapai Era Kejayaan
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
jalan masuk eks lokalisasi KapisĀ  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Lokalisasi Kapis, di era tahun 1990an sempat menunjukan eksistensi cukup tinggi.

Eksistensi kegiatan layanan seks untuk lelaki hidung belang itu berlangsung cukup lama.

Namun setelah daerah menjadi bagian dari Tanahbumbu, oleh pemerintah setempat aktivitas itu akhirnya ditutup pada 2014 lalu.

Menurut Edi, mantan pengelola eks Kapis, lokalisasi sempat tumbuh dan berkembang, pada awalnya hanya beberapa orang pekerja seks komersial (PSK) yang datang dari beberapa wilayah di Pulau Jawa.

Baca: Ada Sebelum Pemekaran Tanahbumbu

Baca: Jokowi dan Prabowo Bertemu di MRT: Tak Ada Lagi Cebong & Kampret, Kecuali Ini

Baca: Sosok Pengganti Ayu Ting Ting di Brownis Sempat Digosipkan dengan Ivan Gunawan?

Baca: Kemarahan Barbie Kumalasari Saat Ditanya Rumah Mewahnya Bersama Galih Ginanjar

"Asalnya kegiatan di Sungai Dua, tapi jumlahnya tidak banyak. Hanya belasan orang, dari Jawa Timur, Jawa Tengah. Dan, mereka datang tidak diundang, datang sendiri," ujar Edi.

Mereka berstatus PSK, tambah Edi, hanyalah sebagai pendatang.

Namun karena saat itu lebih dari 1x24 jam, oleh RT masing-masing diusahakan kartu domisili.

"Waktu iti KTP elektronik belum ada. Dan, mereka yang datang-datang semua statusnya PSK.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved