Berita Banjarmasin

Jumlah Guru PNS di Kalsel Belum Ideal, Disdikbud Kalsel Andalkan Konsep Afiliasi

Saat ini baru ada sebanyak kurang lebih lima ribu tiga ratus guru berstatus PNS yang mengisi sekolah-sekolah yang ada di seluruh Kalsel.

Jumlah Guru PNS di Kalsel Belum Ideal, Disdikbud Kalsel Andalkan Konsep Afiliasi
Isti Rohayanti
Kadisdikbud Provinsi Kalsel, Yusuf Effendi saat menampilkan piagam penghargaan yang diserahkan oleh KPP Pratama Banjarbaru untuk Disdikbud Provinsi Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih adanya kawasan padat penduduk yang dinilai masih membutuhkan tambahan kuota kursi SMA Negeri di Kalsel membuat Pemerintah Provinsi Kalsel berniat bangun SMA baru Tahun 2020 mendatang.

Namun bukan hanya persoalan kuota murid di SMA Negeri yang menjadi evaluasi PPDB tahun ini, jumlah guru SMA sederajat berstatus PNS yang belum ideal juga ternyata masih jadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Kalsel.

Saat ini baru ada sebanyak kurang lebih lima ribu tiga ratus guru berstatus PNS yang mengisi sekolah-sekolah yang ada di seluruh Kalsel.

Dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Yusuf Effendi, dari jumlah tersebut artinya persentase antara jumlah guru PNS dan non PNS sama besar.

Baca: Minat Masuk SMA Masih Tinggi, Disdikbud Kalsel Wacanakan Pembangunan Sekolah Baru dengan Syarat ini

"Jadi dimana mana memang kurang guru PNS, 50 : 50 perbandingannya dengan non PNS," kata Yusuf.

Penyerapan guru PNS yang dilakukan pada rekrutmen CPNS sebelumnya juga menurut Yusuf belum dapat berpengaruh banyak.

Pasalnya pada rekrutmen tersebut hanya berhasil menjaring kurang lebih dua ratus orang guru PNS saja.

Karena itu hal ini juga akan menjadi persoalan tersendiri jika rencana pembangunan SMA baru oleh Disdikbud Provinsi Kalsel.

Walau demikian, menurut Kabid SMA Disdikbud Provinsi Kalsel, Muhamadun, masih ada cara alternatif yang dapat diupayakan yaitu dengan konsep afiliasi.

Artinya jika SMA baru terealisasi dibangun, maka guru-guru PNS di sekolah induk akan diperbantukan sementara untuk mengajar di sekolah baru.

Baca: Sambut Era Revolusi Industri 4.0, Koperasi Serba Usaha Sungai Kihung Lestari Balangan Lakukan Ini

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved