Berita Banjabaru

NEWSVIDEO : Bocah Yatim Rahmawati Ingin Jadi Dokter, Adiknya Yusuf Ingin Jadi Tentara

Mereka hidup tanpa orangtua, alias yatim piatu. Perjuangan berat bagi Fitri untuk menafkahi dan menyekolahkan adik adiknya hingga besar dan sukses.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - SAMBIL melipat baju, Rahmawati Dewi (11) menemani adiknya Muhammad Yusuf (9) di ruang tamu rumahnya di Jalan Akasia Rt 5,RW2 kelurahan Landasan Ulin Tengah, Banjarbaru.

Di usianya yang muda, Rahmawati harus ekstra mengurus adiknya untuk bertahan hidup.

Pada Sabtu (13/7/2019) siang itu usai melipat baju dia membuat kue agar-agar untuk adiknya. Kue itu dibuat untuk dia dan temannya agar irit tidak jajan di luar.

Sesekali, Rahmawati Dewi merogoh sakunya, dan dikeluarkan plastik. Rupanya plastik itu di dalamnya ada uang receh, tak sampai Rp 5000.

"Ya ini uang receh saya kumpulkan. Kalau adik saya mau jajan jadi pakai uang ini," ucap siswi kelas 6 Sekolah Dasar ini ketika Banjarmasinpost.co.id menemuinya di rumahnya.

Pada rumah yang tak berpagar dan sebagian dinding dari kayu ini, Rahmawati Dewi hidup bersama adik dan kakaknya Fitri (18).

Baca: Nyabu Sebelum Beraksi dan Tega Bacok Pegawai, Otak Perampok di Indomaret Sidoarjo Ditembak Mati

Mereka kini hidup tanpa orangtua, alias yatim piatu. Perjuangan berat bagi Fitri untuk menafkahi dan menyekolahkan adik adiknya hingga besar dan sukses kelak.

Mengandalkan gaji Fitri yang kerja di pegawai di salah satu retail modern saja pasti tak cukup. Fitri pastinya kewalahan. Apalagi sejak ayah mereka Nurdin meninggal pada Kamis, 06 Juni 2019. Mereka kehilangan sosok tulang punggung utama.

Sementara sang bunda, Dewi Kumala sudah meninggal tahun 2015.

Cita cita anak ini menatap asa. Uluran tangan dermawan diperlukan untuk meringankan beban dari keluarga Fitri dan kedua adiknya ini.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved