BPost Cetak

Pelestari Buah Lokal Asal Balangan Terima Kalpataru, Kumpulkan 160 Bibit di Hutan Enam Kabupaten

Setelah pada 2018 meraih penghargaan di ajang 9th SATU Indonesia Award, penghargaan tertinggi bidang lingkungan Kalpataru berhasil diboyong Hanif

Pelestari Buah Lokal Asal Balangan Terima Kalpataru, Kumpulkan 160 Bibit di Hutan Enam Kabupaten
istimewa
Mohamad Hanif Wicaksono meraih penghargaan Kalpataru berkat upayanya mengumpulkan dan membudidayakan buah langka asli Kalimantan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berawal dari ketertarikan terhadap berbagai jenis buah lokal yang langka, Mohamad Hanif Wicaksono kembali membawa harum nama Kabupaten Balangan dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Setelah pada 2018 meraih penghargaan di ajang 9th SATU Indonesia Award, tahun ini penghargaan tertinggi bidang lingkungan berupa Kalpataru berhasil diboyong Hanif.

Penggagas dan pelestari tanaman buah langka di Desa Marajai Kecamatan Halong Kabupaten Balangan ini menjadi satu dari 10 penerima Kaltaparu yang diserahkan Wapres Muhammad Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Penyerahan Kalpataru merupakan rangkaian pembukaan Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center JCC, Kamis (11/7/2019).

Baca: Sistem Zonasi Membingungkan, Sekolah Swasta Mahal

Baca: Sering Lihat Putranya Arsy Widianto dan Brisia Jodie Peluk-pelukan, Yovie : Mungkin Pelukan Sahabat

Baca: Bebas dari Jerat Kasus Prostitusi Online, Kini Vanessa Angel Blak-blakan Hingga Bisa Dipenjara

Baca: Sepekan di Madinah, Besok Jemaah Calon Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Mekkah

Hanif, yang merupakan tenaga penyuluh program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Halong, meraih Kaltaparu untuk kategori Pengabdi Lingkungan.

“Alhamdulillah bisa berbuat untuk banua,” ujar Hanif kepada BPost, Jumat (12/7/2019).

Diungkapkan pria kelahiran Blitar pada 1983 ini tak pernah menyangka bisa mendapatkan Kalpataru. Apalagi dari tiga kategori yang dilombakan, lebih dari 100 lebih nama yang ada di meja panitia. Setelah diseleksi jada 20 nama di tiga kategori.

Mohamad Hanif Wicaksono pengoleksi tanaman buah langka di Balangan dengan buah durian khas daerah.
Mohamad Hanif Wicaksono pengoleksi tanaman buah langka di Balangan dengan buah durian khas daerah. (istimewa)

Suami dari Dewi Ratna Hasanah dan ayah dari Nabila Hanif, Abdullah hanif dan Fatimah Hanif ini telah melampaui tugasnya sebagai pegawai negeri.

Di sela-sela melaksanakan penyuluhan sejak 2012, Hanif melakukan konservasi tanaman buah lokal Kalimantan. Hanif bahkan rela keluar masuk hutan saat akhir pekan untuk mencari bibit buah lokal agar bisa ditanam.

Tak hanya hutan di Bumi Sanggam yang dijelajahi. Dia penah menjelajahi hutan di enam kabupaten di Kalsel. Dari petualangannya, setidaknya sudah ada 160 jenis bibit tanaman buah langka yang didapatkan.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved