Otomotif

Sudah Ada Sejak Jaman Hitler, Volkswagen Hentikan Produksi VW Beetle

Setelah lebih dari 80 tahun mengaspal, Produsen mobil asal Jerman Volkswagen resmi menghentikan produksi VW Beetle.

Sudah Ada Sejak Jaman Hitler, Volkswagen Hentikan Produksi VW Beetle
Reuters/Imelda Medina
ILUSTRASI - Produksi terakhir Volkswagen Beetle 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PUEBLA - Setelah lebih dari 80 tahun mengaspal, Produsen mobil asal Jerman Volkswagen resmi menghentikan produksi VW Beetle.

Mobil legendaris yang dikenal di Indonesia dengan nama VW Kodok ini tak lagi diproduksi Volkswagen.

Bertempat di Puebla, Meksiko, mobil yang lahir di Jerman itu mengeluarkan unit terakhirnya dengan warna denim blue.

Mobil ini rencananya akan akan dipajang di museum VW di Puebla. Haru-biru berakhirnya produksi sang kodok itu disaksikan pekerja di unit perakitan Volkswagen.

Apa daya, Volkswagen harus mengakhiri kendaraan yang pernah digunakan di zaman Nazi hingga kaum hippies ini lantaran penjualan terus melorot.

Baca: Pertengkaran Hebat Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Terungkap, Pisah Rumah Karena Ayu Ting Ting?

Baca: Terima Uang Palsu Setelah Transaksi, Nasabah Bank BRI Seririt Lapor Ke Polisi

Baca: Kendaraan Tidak Bayar Pajak Bakal Dianggap Bodong, Korlantas Polri Siapkan Kebijakan Baru

Baca: Cara Mengajarkan Anak Berhemat, Simak Tips Psikolog Ini

Volkswagen memutuskan untuk mengalihkan produksi ke mobil tipe Sport Ultimate Vehicle (SUV) yang lebih disukai pasar.

Chief Executive Volkswagen Mexico Steffen Reiche mengatakan, pabrik Puebla akan memproduksi SUV Tarek mulai akhir 2020. Ketimbang Beetle, mobil ini lebih populer di Amerika Serikat (AS).

Bagi penggemar Beetle, edisi terakhir mobil ini akan dijual di toko online Amazon. Ini menjadi Beetle generasi ketiga yang sekaligus menjadi mobil simbol masa depan VW. "Sulit melupakan VW kodok karena punya nilai sejarah tinggi, bahkan jadi salah satu ikon Jerman," ujar Reiche sedih.

Mobil murah Hitler

Acap disebut bug, Beetle memulai debutnya di 1938 sebagai kendaraan dengan harga terjangkau. Adolf Hitler bahkan mendorong kepemilikan mobil ini bagi orang Jerman.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved