Berita Regional

VIRAL Taksi Online Antar Orang yang Sudah Jadi Mayat, ''4 Bulan Lalu Bawa Orang Sakaratul Maut''

Sebuah unggahan berisi curhatan seorang pengemudi taksi online yang mengaku mendapat orderan untuk mengantar jenazah ke rumah sakit di Cibinong

VIRAL Taksi Online Antar Orang yang Sudah Jadi Mayat, ''4 Bulan Lalu Bawa Orang Sakaratul Maut''
Sumber Facebook
Postingan akun Facebook Paichan mengenai orderan mayat di Bogor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KABUPATEN BOGOR - Sebuah unggahan berisi curhatan seorang pengemudi taksi online yang mengaku mendapat orderan untuk mengantar jenazah ke rumah sakit di Cibinong, Bogor, viral di media sosial Facebook.

Curhatan itu diunggah oleh akun Facebook bernama Paichan melalui grup Facebook Sahabat Grab Jakarta.

Ia menuturkan, telah mendapat orderan dengan titik penjemputan di sebuah pabrik di Sentul.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut telah dibagikan kembali dan mendapat beragam komentar oleh warganet.

Dalam unggahan tersebut, sang pengemudi bercerita bahwa dirinya diminta mengantar seseorang tanpa ada penjelasan dari pemesan tersebut.

"Selama di online 2 kali saya bawa org yang beginian 1. 4 bulan lalu bw org sakaratul maut 2.tadi siang ini...malah mayat," tulisnya diakhir unggahan.

Baca: Pembunuh di Banten Ini Pura-pura Jadi Korban Pembunuhan untuk Kelabui Petugas, Ini Motifnya

Baca: Sosok Misterius Rian Subroto Diungkap Vanessa Angel di Prostitusi Artis, Ucap Eks Bibi Ardiansyah

Baca: Mungkinkah Rizieq Shihab Bisa Pulang Setelah Jokowi dan Prabowo Bertemu? Begini Nasibnya

Menanggapi beredarnya unggahan tersebut, Direktur Utama (Dirut) RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, Lanjar mengatakan, berdasarkan hasil investigasi dari petugas RSMC, dalam catatan tidak ada jenazah yang diantar oleh taksi online selama beberapa hari terakhir.

Tetapi, kata dia, antara Senin (8/7/2019) dan Jumat (12/7/2019) ada dua jenazah yang diantar dalam kondisi sekarat di perjalanan dan meninggal di rumah sakit.

"Kalau yang kemarin itu dari Citeureup ibu rumah tangga 72 tahun, kalau yang laki-laki usia 56 dari perusahaan tapi hari Senin kejadiannya, dan dibawa dari rumah oleh temannya," kata Lanjar, kepada Kompas.com, Sabtu (13/7/2019).

"Kalau diriwayatnya itu diantar temannya karena dua hari tidak masuk kerja, disusul ke kosnya dibawa ke RS ternyata sudah meninggal, gitu ceritanya yang hari Senin itu," sambung dia.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved