Dunia Gawai

Banjiri Pasar dengan Galaxy A Series, Samsung Sebut Konsumen Sudah Lebih 'Melek'

Persaingan panas di segmen ponsel papan tengah (mid-range) ikut mempengaruhi Samsung selaku vendor yang masih memegang gelar pabrikan smartphone

Banjiri Pasar dengan Galaxy A Series, Samsung Sebut Konsumen Sudah Lebih 'Melek'
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR
Samsung Galaxy A70 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Persaingan panas di segmen ponsel papan tengah (mid-range) ikut mempengaruhi Samsung selaku vendor yang masih memegang gelar pabrikan smartphone nomor satu di Indonesia.

Awal tahun ini, Samsung merombak lini ponsel entry-level dan mid-range besutannya dengan memangkas lini Galaxy J yang digantikan oleh seri Galaxy A terbaru.

Lineup Galaxy A Samsung di Indonesia kini memiliki jangkauan harga lebih luas, mulai dari Rp 1 jutaan (Galaxy A2 Core, A10), hingga Rp 5 jutaan (Galaxy A70).

Jumlah model yang ditawarkan pun tergolong banyak dan diperkenalkan dalam waktu relatif singkat.

Dalam empat bulan pertama 2019, tak kurang dari 10 model smartphone Galaxy A sudah diperkenalkan.

Baca: Terungkap, Inilah Kunci Sukses PSS Sleman Kalahkan Persebaya: Seto Akui Ada Keberuntungan

Baca: Sempat Gugup Lalu Tak Enak Perut, Simona Halep Kalahkan Serena Williams & Juarai Wimbledon 2019

Baca: Jadwal Indonesia Open 2019, Start 16 Juli hingga Final 21 Juli 2019, Jojo dan Anthony Ginting Main

Sebanyak 6 model di antaranya telah dipasarkan di Indonesia, seperti bisa dilihat di situs Samsung. Belum lagi seri Galaxy M yang juga terdiri dari beberapa model dan menyasar pasar penjualan online.

Senior Product Marketing Manager Samsung Indonesia Selvia Gofar mengatakan lini ponsel Galaxy J dipangkas lantaran konsumennya memang sudah menipis, khususnya di kota-kota besar.

Selvia menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh karakter konsumen yang berubah.

Samsung Galaxy A50 (TRIBUNNEWS.COM/FAJAR)

Dia mengatakan, Galaxy J dimaksudkan untuk menggaet para pengguna feature phone yang hendak pindah ke smartphone.

Para pengguna smartphone awal ini tidak terlalu begitu memperhatikan spesifikasi perangkat.

Namun, keadaannya sekarang sudah berubah. Selvia menyebut konsumen sudah lebih “melek” sehingga tren kebutuhan bergeser ke spesifikasi mumpuni dan fitur kekinian.

“Sekarang smartphone di bawah Rp 2 juta itu juga dirasa kurang bagi konsumen. Itu yang memicu kenapa porsi segmen menengah menjadi lebih tinggi,” ujar Selvia beberapa waktu lalu.

“Karena ada kompetisi juga, kami melakukan revolusi lewat lini Galaxy A dengan banyak perubahan spesifikasi yang cukup menjawab kebutuhan konsumen sekarang.” imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Samsung Jorjoran Merilis Ponsel Galaxy A di 2019".

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved