Berita Gempa Bumi

BPBD Belum Verifikasi Jumlah Rumah Rusak akibat Gempa Maluku Utara, Fokus Urus Pengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memastikan ada sejumlah rumah warga di beberapa desa

BPBD Belum Verifikasi Jumlah Rumah Rusak akibat Gempa Maluku Utara, Fokus Urus Pengungsi
dok BMKG
Gempa bermagnitudo 7.0 mengguncang kawasan Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7/2019), pukul 22.08 WIB. Gempa berpotensi tsunami. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMBON - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memastikan ada sejumlah rumah warga di beberapa desa mengalami kerusakan hingga roboh setelah gempa magnitudo 7,2 mengguncang Labuha, Minggu (14/7/2019).

Meski begitu, BPBD belum dapat memverifikasi jumlah rumah warga yang rusak dan roboh akibat gempat tersebut, termasuk dampak kerusakan bangunan lainnya.

“Untuk jumlah rumah yang rusak kita belum bisa memastikan, yang jelas dari laporan warga ada rumah-rumah yang rusak dan roboh di beberapa desa,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Sudarto saat dikonfirmasi dari Ambon, Minggu malam.

Dia mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah mendapatkan laporan dari warga bahwa ada sejumlah rumah di beberapa desa yang mengalami kerusakan.

Baca: Warga Berlarian dan Mengungsi ke Pegunungan karena Khawatir Tsunami Pasca-gempa Maluku

Baca: Demi Beli Susu untuk Bayinya, Seorang Ibu Ini Nekat Mencuri Ponsel di Tempat Ini

Baca: Sayembara Via Vallen untuk Penggemarnya Setelah Lagu Senorita versi Koplo Trending Youtube

Sejumlah desa yang terdampak gempa itu di antaranya di Desa Gane Dalam, Ranga-ranga, Lemo-lemo, Bacan Timur serta Desa Bori dan Saweang

Menurut Sudarto, saat ini pihaknya masih fokus pada penanganan para pengungsi sehingga belum dapat turun langsung ke desa-desa yang terdampak bencana guna mendata jumlah kerusakan bangunan akibat gempa.

“Kita masih fokus untuk tangani para pengungsi dulu, apalagi desa-desa itu sangat sulit dijangkau, nanti setelah penanganan pengungsi barulah kita data jumlah kerusakan,” ujarnya.

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Labuha pada pukul 18.10 WIT. Episentrum gempa tersebut berada pada titik koordinat 0.59 Lintang Selatan dan 128.06 Bujur Barat atau berjarak 62 km Timur Laut Labuha, Maluku Utara Adapun gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved