Kriminalitas Regional

Demi Beli Susu untuk Bayinya, Seorang Ibu Ini Nekat Mencuri Ponsel di Tempat Ini

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SI (31) diamankan polisi seusai mencuri telepon seluler milik pedagang buah di Jalan Masjid Raya

Demi Beli Susu untuk Bayinya, Seorang Ibu Ini Nekat Mencuri Ponsel di Tempat Ini
Shutterstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKASSAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SI (31) diamankan polisi seusai mencuri telepon seluler milik pedagang buah di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Penangkapan ini dilakukan setelah SI dinyatakan buron selama 14 bulan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, SI nekat mencuri telepon seluler demi membeli susu anaknya yang kala itu masih bayi. Tanpa perlawanan SI diamankan di rumahnya di sekitar Jalan Andi Tadde, Makassar, Sabtu (13/7/2019) lalu.

"Saat diinterogasi, pelaku ini mengakui aksinya. Namun handphone telah dijual kepada seseorang seharga Rp 750.000 untuk dibelikan beras dan susu buat anaknya serta membayarkan utangnya," kata Indratmoko, Minggu (14/7/2019).

Sewaktu mencuri sekitar bulan Mei 2018 lalu di depan masjid Al Markaz, SI berpura-pura memesan es buah sebanyak 100 gelas kepada korbannya. Saat korban yang juga pedagang durian itu sedang sibuk-sibuknya membungkus es buah, ia lalu mengambil gawai yang disimpan di bawah televisi.

Baca: Sayembara Via Vallen untuk Penggemarnya Setelah Lagu Senorita versi Koplo Trending Youtube

Baca: Hasil Akhir Barito Putera Vs Bali United Liga 1 2019, Teco Kecewa 2 Gol Pemainnya Dianulir Wasit

Baca: Isi Chat WA Fairuz A Rafiq & Barbie Kumalasari Dibocorkan, Galih Ginanjar Ingin Temui Sonny Septian

Aksi SI baru disadari korban ketika ia hendak memakai ponsel tersebut. Mengetahui gawainya raib, korban pun melapor ke Polsek Bontoala.

"Korban ini sedang melayani pelaku yang berpura- pura membeli es buah sebanyak 100 gelas. Melihat korban tengah sibuk membungkus es buah tersebut dan sudah dalam keadaan lengah, pelaku ini pun langsung melancarkan aksinya dengan mengambil handphone korban di bawah televisi," jelasnya.

Atas perbuatannya, SI dijerat Pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Sementara barang bukti kini masih dalam pencarian polisi.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved