Breaking News:

Tribun Smart

Dikemas Modern, Ramuan Perawatan Kulit Tradisional Perempuan ini Banjir Peminat

DI era seperti saat ini setiap orang diharuskan mencari peluang dan mengembangkannya guna mendatangkan keuntungan.

BPost Cetak
Tribun Smart edisi cetak Minggu (14/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DI era seperti saat ini setiap orang diharuskan mencari peluang dan mengembangkannya guna mendatangkan keuntungan.

Bisa juga diartikan seseorang harus kreatif dan inovatif.

Seperti halnya perawatan kulit (skin care) seakan sudah menjadi gaya hidup khususnya lagi untuk kalangan perempuan.

Tak heran karenanya produk skin care pun terus diburu oleh kaum Hawa, yang mendambakan sekali kulit yang bagus dan sehat.

Skin care sendiri tidak mesti dari produksi pabrikan atau modern, pasalnya juga ada tradisional seperti yang digunakan oleh orang-orang zaman dahulu.

Baca: Sifat Luna Maya dan Syahrini Pernah Dibahas Rey Utami dan Pablo Benua Sebelum Kasus Fairuz A Rafiq

Baca: 6 Tunanetra Ini Bisa “Melihat” Kembali Berkat Teknologi Implan Otak

Baca: Keengganan Ayu Ting Ting Sebut Nama Enji Baskoro Akhirnya Luluh Karena Putrinya Bilqis?

Baca: Penampakan Dapur Rumah Mulan Jameela & Ahmad Dhani Kian Menyeramkan? Bandingkan dengan Maia Estianty

Dewi Anita Aprillianti, warga Banjarmasin, bisa dibilang merupakan salah satu perempuan milenial di Banua yang andal dalam hal meracik bahan-bahan skin care tradisional jeli melihat peluang tersebut.

Sejak kurang lebih satu tahun terakhir, Dewi fokus mengembangkan usaha pembuatan skin care tradisional ini dengan brand Bawi Dayak.

Mahasiswi semester delapan jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat ini, menjual skin care tradisional yang terdiri dari 100 persen bahan herbal serta organik kemudian dikemas secara modern.

Ada beberapa macam produk skin care yang dibuatnya, mulai dari lulur, scrub wajah, rempah-rempah untuk mandi, hingga deodorant alami.

Pembuatan skin care tradisional Dewi ini pun terbilang maju sangatlah pesat, karena begitu banyak peminatnya.

Dalam seminggu, setidaknya Dewi bisa membuat 70 hingga 100 pcs masing-masing produk yang dibuatnya.

Produk yang dijualnya ini, dipasarkan dengan harga sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu.

Bahkan hingga kini produk skin care yang dibuat oleh Dewi ini, sudah memiliki beberapa reseller di Indonesia.

Tak heran karenanya, Dewi pun bisa meraup rupiah demi rupiah dari kreativitasnya membuat skin care dengan bahan tradisional ini.

"Untuk sekarang sudah ada 10 reseller. Ada yang di Malang, Makassar, Yogyakarta, Manado dan juga di seputaran Kalsel. Hasilnya pun sangat menjanjikan, apalagi bisnis di dunia kecantikan peluangnya sangat besar untuk saat ini," kata Dewi.

Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved