Berita Banjarmasin

Kabar Gembira! Portal Jalan Simpang Adhiyaksa Banjarmasin Sudah Dibuka Separuh, Ini Kata Warga

Kabar gembira datang kepada pengguna jalan yang terdampak atas rekayasa lalu lintas pasca penutupan Jembatan Kayutangi Kota Banjarmasin, Kalsel.

Kabar Gembira! Portal Jalan Simpang Adhiyaksa Banjarmasin Sudah Dibuka Separuh, Ini Kata Warga
banjarmasinpost.co.id/ rizky abdul ghani
Kondisi Jalan Simpang Adhiyaksa yang sebelumnya ditutup menggunakan portal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar gembira datang kepada pengguna jalan yang terdampak atas rekayasa lalu lintas pasca penutupan Jembatan Kayutangi Kota Banjarmasin, Kalsel.

Terutama bagi mereka yang melaju dari arah Alalak Kabupaten Barito Kuala hendak menuju pusat Kota Banjarmasin melalui jalan Cemara Ujung, jika semula tidak bisa melewati jalan pintas di kawasan Simpang Adhiyaksa.

Kini atau sejak Minggu (14/7) pagi kemarin, jalan tersebut telah bisa dilewati pengendara. Hal itu menyusul hasil rapat yang dilakukan warga dan Ketua RT 26 yang memutuskan membuka portal jalan.

Selain itu, walau telah dibuka peruntukkannya untuk umum, namun keberadaan jalan tetap tidak leluasa dilalui berbagai jenis kendaraan.

Warga hanya membuka sekitar sepertiga pintu masuk atau lebar jalan. Sehingga bagi pengendara yang hendak melewatinya pun hanya berjenis roda dua.

Baca: Laka Tunggal di Lantai Hambawang HST, Korban Meninggal Dunia Saat Menuju Rumah Sakit

Baca: Ancaman Kriss Hatta pada Nikita Mirzani, Billy Syahputra dan Hilda Vitria Diungkap pada Raffi Ahmad

Baca: Hasil Akhir Barito Putera vs Bali United di Liga 1 2019, Skor Akhir 1-0, Gol Rafael da Silva!

Ketua RT 26 Sungai Miai, Bambang Eri saat dikonfirmasi membenarkan tentang kabar tersebut. Menurutnya pembukaan sebagian portal jalan merupakan hasil keputusan rapat ia bersama warganya.

" Iya betul untuk portal sudah kami buka sepertiga atau separuh Minggu ini. Jadi untuk pengendara roda dua sudah bisa melaluinya," kata Bambang.

Ia juga mengatakan selain melakukan pembukaan portal, Minggu tadi kehadiran Dishub Kota Banjarmasin juga melakukan pemasangan seperator.

Pembatas jalan itu nantinya untuk mengatur sejumlah pengendara agar lebih tertib lagi serta mengurangi kemacetan bilamana terjadi di Jalan Cemara Ujung.

" Jadi selain dipasang seperator, kemungkinan sejak besok (Senin red) hingga akan datang di depan Jalan Simpang Adhiyaksa akan dijaga petugas sekitar delapan jam," jelasnya.

Meskipun tambahnya lagi, hal itu tidak menghilangkan keberadaan portal jalan. Pasalnya jika arus lalu lintas terpantau lengang, portal akan dikunci dan dibuka separuh.

" Ya, misalnya malam. Kalau memang terpantau sudah lengang, portal pun ditutup lagi dan dibuka separuh," jelasnya.

Bambang juga berharap keberadaan petugas yang berjaga di depan Simpang Jalan Adhiyaksa bisa mengizinkan bagi warganya yang ingin ke pasar melalui Cemara Ujung.

" Karena kalau berkeliling, kan cukup jauh dan kasian juga warga terkhusus di Komplek Adhiyaksa saja," ujarnya.

Sementara seiring pembukaan portal penutup jalan di Simpang Adhiyaksa Minggu pagi tadi terpantau lengang. Jalan berangsur ramai dilalui setelah sore hingga malam. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved