Berita Regional

Keluarkan Awan Panas, Gunung Merapi Juga Muntahkan Lava Pijar Sabtu Sore

Gunung Merapi, di Yogyakarta, Sabtu (13/07/2019) sore, mengeluarkan awan panas guguran.

Keluarkan Awan Panas, Gunung Merapi Juga Muntahkan Lava Pijar Sabtu Sore
ANTARA FOTO/Ranto Kresek/sgd/pd
Gunung Merapi menyemburkan awan panas terlihat dari Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (2/3/2019). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan pada Sabtu 2 Maret 2019, Gunung Merapi tercatat mengeluarkan sembilan kali awan panas dengan jarak luncur maksimum dua Km ke arah Kali Gendol, sementara itu status gunung tersebut masih dalam level II atau waspada. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Gunung Merapi, di Yogyakarta, Sabtu (13/07/2019) sore, mengeluarkan awan panas guguran.

"Iya benar (terjadi awan panas guguran)," ucap petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Lasiman saat dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu.

Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, awan panas guguran terjadi pada pukul 17.15 WIB.

Adapun, jarak luncur awan panas guguran tersebut tercatat 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol.

Baca: Sempat Gugup Lalu Tak Enak Perut, Simona Halep Kalahkan Serena Williams & Juarai Wimbledon 2019

Baca: Jadwal Indonesia Open 2019, Start 16 Juli hingga Final 21 Juli 2019, Jojo dan Anthony Ginting Main

Baca: Fakta Alta Lauren Gunawan, Keturunan Indonesia dan Satu-satunya Perempuan di Secret Service AS

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 58 mm. Durasi awan panas guguran tersebut terjadi selama 98 detik.

Selain awan panas guguran, Merapi juga mengeluarkan lava pijar. Tercatat selama enam jam dari siang hingga malam, muncul dua kali lava pijar dari puncak Merapi.

Sampai dengan Sabtu malam, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada Waspada (level II).

Rekomendasi BPPTKG Yogyakarta masih sama, area dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia.

Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved