Berita Nasional

Ribuan Pendukung 02 Kecewa, Dahnil Anzar Bocorkan Alasan Penting Prabowo Mau Bertemu Jokowi

Jubir pasangan 02 Dahnil Anzar Simanjuntak membeberkan alasan Prabowo mau bertemu dengan Calon Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).

Ribuan Pendukung 02 Kecewa, Dahnil Anzar Bocorkan Alasan Penting Prabowo Mau Bertemu Jokowi
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap meninggalkan lokasi konferensi pers seusai memberikan keterangan terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Para pendukung pasangan capres-cawapres 02 Prabowo-Sandiaga Uno merasa kecewa dan tidak menerima Prabowo bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi.

Juru Bicara Calon Presiden di Pilpres 2019 Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak membeberkan alasan Prabowo mau bertemu dengan Calon Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).

Alasan itu disampikan Dahnil melalui channel YouTube miliknya DAS Official, seperti dikutip dari TribunWow.com, Minggu (14/7/2019).

Mulanya Dahnil mengungkapkan banyaknya pendukung 02 yang mengaku kecewa atas pertemuan Prabowo dengan Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Dahnil lantas menjelaskan bahwa dalam berpolitik merupakan seni untuk merangkai gagasan dan menyampaikan ide-ide.

"Apakah pikiran kita itu bisa diterima oleh publik, oleh rakyat, sehingga pemikiran kita melalui sosok para politisi itu bisa digunakan sebagai kebijakan bagi pemerintahan, tentu ketika kita kemudian menjadi eksekutif mau pun legislatif," jelas Dahnil.

Baca: Kekecewaan Ribuan Pendukung Prabowo-Sandi, Pasca Prabowo Bertemu Jokowi Diungkap Dahnil Anzar

Dirinya memaparkan, ketika gagasan itu kalah dukungan dari rival politik, maka dibutuhkan saluran untuk menyalurkan gagasan dan pikiran, yakni menjadi oposisi atau koalisi.

Dengan adanya komunikasi, maka tujuan berbangsa dan bernegara dapat disampaikan.

"Baik itu melalui institusi legislatif yaitu bisa menjadi oposisi atau kemudian juga bisa memerintah, itu dua hal," papar Dahnil.

"Jadi yang paling penting adalah ide atau gagasan kita itu digunakan apabila memang ide itu baik dan bagus untuk kemajuan negara, maka harus dikomunikasikan."

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved