Tiga Alasan Kenapa Mi Instan Berisiko Mengancam Jiwa

Siapa sih yang tidak suka makan mi instan? Rasanya hampir setiap orang menyukainya, bahkan anak-anak kecil pun demikian.

Tiga Alasan Kenapa Mi Instan Berisiko Mengancam Jiwa
(Shutterstock)
Ilustrasi mi instan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siapa sih yang tidak suka makan mi instan? Rasanya hampir setiap orang menyukainya, bahkan anak-anak kecil pun demikian.

Mayoritas penduduk dunia menganggap mi instan bahkan sebagai makanan pokok, seperti nasi yang sangat disukai di negara-negara Asia.

Bagi kebanyakan orang di luar sana, menyiapkan mi instan hanya membutuhkan waktu kurang dari satu atau dua menit, sehingga memudahkan siswa, orangtua, dan pekerja penuh waktu untuk membuat makanan yang tidak memerlukan banyak usaha.

Namun, tanpa disadari yang terjadi adalah memakan mi instan adalah risiko yang mengancam jiwa.

Meskipun ada mitos umum seperti menambahkan sayuran ke dalam semangkuk mi instan untuk meningkatkan nilai gizi, masalah yang ditimbulkan adalah sesuatu yang tidak hanya bisa diatasi dengan makanan mentah tersebut.

Konon, seperti dilansir dari Medical Daily, berikut ini beberapa alasan mengapa makan mi instan bisa berdampak buruk bagi kesehatan seseorang.

Baca: Anggota DPRD Jambi Naik Motor Bawa Anaknya ke Mekkah untuk Bertemu Raja Salman, Agar Bisa Naik Haji

Baca: Harga Fantastis Mobil Mewah Aurel Hermansyah Sebagai Hadiah Ulang Tahun dari Ashanty dan Anang

Baca: Kekecewaan Ribuan Pendukung Prabowo-Sandi, Pasca Prabowo Bertemu Jokowi Diungkap Dahnil Anzar

Baca: Polah Aneh Sule Diungkap Putri Teh Lina, Ini yang Kerap Dilakukan Ayah Rizky Febian Pasca Cerai

Kesulitan dalam mencernanya

Mi instan dapat menyaring sistem pencernaan, mendorongnya untuk memecah mi olahan selama berjam-jam.

Ini dapat mengganggu kadar gula darah seseorang dan pelepasan insulin jika dikonsumsi terlalu cepat.

Mi instan mendorong pencernaan menjadi lambat, karena sering mengonsumsi pengawet dan bahan kimia beracun lainnya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved