Tajuk

Asa di Visi Indonesia

Malam tadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato yang merupakan rangkuman dari janji-janji politik selama masa kampanye Pilpres 2019.

Asa di Visi Indonesia
tangkap layar KompasTV
Joko Widodo (Jokowi) melakukan pidato sebagai presiden terpilih di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019) malam ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MALAM tadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato yang merupakan rangkuman dari janji-janji politik selama masa kampanye Pilpres 2019.

Acara yang dibalut dengan hiburan artis ibu kota dipenuhi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin yang hadir dibalut dengan busana didominasi putih merah digelar di di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7).

Ada lima poin penting yang disampaikan Jokowi dalam pidato sekitar 30 menit. Pertama, di periode selanjutnya Jokowi menegaskan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur terutama untuk menyambung ke industri kecil, persawahan, pariwisata, desa.

Kedua, memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia. Ketiga, mengundang investor seluas-luasnya agar bisa membuka lapangan kerja yang besar.

Keempat, reformasi birokrasi. Kelima, penggunaan APBN yang efisien untuk kesejahteraan rakyat.
Pidato Jokowi begitu berapi-api, berkali-kali mendapat aplaus peserta yang hadir. Terlebih saat Jokowi menegaskan akan mengontrol langsung reformasi birokrasi dan memangkas bahkan membubarkan lembaga yang tidak efisien. Jokowi juga menyentil membutuhkan menteri-menteri yang berani dalam mewujudkan visinya.

Yang tidak kalah penting adalah, keinginan Jokowi menjadikan Indonesia salah satu negara kuat dan disegani dunia.

Namun seperti apa yang disampaikan Jokowi, semua itu baru bisa dicapai apabila semua elemen bangsa merawat persatuan dan persaudaraan. Menghargai kebhinnekaan dan menjadikan Pancasila sebagai rumah besar Bangsa Indonesia. Kehadiran oposisi menjadi suatu keharusan namun dengan etika dan tata krama, bukan dilandasi dendam dan kebencian.

Menyimak apa yang disampaikan Jokowi dalam pidato yang bertajuk Visi Indonesia, sepertinya ada asa bagi Bangsa Indonesia ke depan untuk menuju negara besar dan maju. Kini tinggal berpulang kepada rakyat dan pelaksana kebijakan. Apakah visi ini hanya retorika, atau realita. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved