Berita Tanahlaut

Hanya Dapatkan Tiga Siswa, Kepala SDN 3 Panyipatan : Memang Karena Keadaan

Tahun ajaran baru 2019-2020 kali ini, SDN 3 Panyipatan hanya mendapatkan tiga orang siswa yang mulai menduduki kelas 1.

Hanya Dapatkan Tiga Siswa, Kepala SDN 3 Panyipatan :  Memang  Karena Keadaan
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
SDN 3 Panyipatan hanya diisi tiga siswa pada kelas 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tahun ajaran baru 2019-2020 kali ini, SDN 3 Panyipatan hanya mendapatkan tiga orang siswa yang mulai menempuh pendidikan di kelas 1.

Ketiga siswa tesebut merupakan pendaftar dari dua desa yang biasanya menyekolahkan anak mereka pada SD di  tepi jalan utama Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut ini.

Keberadaan tiga siswa ini nampaknya sudah dimaklumi oleh Kepala SDN 3 Panyipatan, Muhktar Ahmad.

Menurutnya, jumlah Kepala Keluarga (KK) di kawasan itu memang sedikit. Bahkan ada satu desa yang KK nya di bawah 100 KK.

Baca: Foto Prewedding Roger Danuarta dan Cut Meyriska Bocor, Fotografer Ini Bagikan Kisahnya

Baca: Hadiri Mulawarman Peduli Bakti Sosial Kodim 1003 Kandangan, Bupati HSS Sampaikan Program Asuh Lansia

Baca: Mulan Jameela Bakal Tampil di Konser Dangdut New Monata, Istri Ahmad Dhani Malah Jadi Sorotan

Baca: Pemindahan Ibu Kota Negara di 3 Provinsi Ini, Perlu Biaya Rp 300-Rp 400 triliun

Di SDN 3 Panyipatan, hanya ada dua desa yang orangtuanya memilih ke sekolah tersebut. Karena lebih dekat. Kemudian adanya tiga sekolah di Kecamatan Panyipatan juga membuat siswa terbagi.

“ Di Panyipatan ini satu desa ada tiga sekolah yakni SDN 1 Panyipatan, SDN 2 Panyipatan dan SDN 3 Panyipatan. Sementara letak sekolah kami berada di bagian desa paling ujung dan kebanyakan orangtua menyekolahkan anaknya pada SD yang dekat dengan rumah,” ujar Mukhtar.

Selain itu, adanya program KB dari pemerintah dianggap berhasil mengurahi jumlah penduduk. Termasuk usia sekolah. Namun pada tahun berikutnya diprediksi jumlah siswa akan bertambah. Karena informasi yang didapat dari orangtua siswa, tahun ini ada banyak anak yang mendaftar di TK pada dua desa yang menjadi sasaran SDN 3 Panyipatan.

"Bukan karena kurang peminat. Tapi memang kondisinya seperti ini," ucapnya.

Sebelumnya pula, di SDN 3 Panyipatan hanya mendapatkan delapan siswa. Adapun jumlah keseluruhan siswa dari sekolah tersebut mencapai 57 orang dari kelas 1 hingga kelas 6.

Baca: Sempat Viral di Medsos Sopir Taksi Online Antar Jenazah, Penjelasan Rumah Sakit Ini Beri Pencerahan

Baca: Jadwal MotoGP Ceko 2019 Live Trans7, Rahasia Marc Marquez Bisa Tampil Dominan Dibocorkan

Tentunya, sedikitnya siswa juga berpengaruh terhadap dana BOS. Begitupun pendanaan untuk operasional sekolah yang juga persentase dari dana BOS tersebut.

"Beruntung pula  saat ini para guru honor sudah mendapatkan insentif dari pemerintah daerah. Sehingga minimnya siswa tidak begitu berpengaruh besar terhadap gaji tenaga honorer,"katanya

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved