Berita Kalteng

Jangan Ada Politik Uang Dalam Pemilihan Ketua Baru PWI Kalteng Pada 20 Juli 2019

Praktek haram mengumpulkan dukungan suara dengan memberikan uang kepada konstituen juga rentan terjadi dalam pemilihan Ketua PWI Kalteng.

Jangan Ada Politik Uang Dalam Pemilihan Ketua Baru PWI Kalteng Pada 20 Juli 2019
Ist/Sekretariat PWI Kalteng
Kantor Cabang PWI Kalteng di jalan RTA Milono Palangkaraya, dibenahi jelang pelaksanaan Konferensi Cabang PWI Kalteng, 20 Juli 2019 mendatang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Politik uang atau money politik tidak hanya terjadi pada Pemilu Kepala Daerah. Praktek haram mengumpulkan dukungan suara dengan memberikan uang kepada konstituen juga rentan terjadi dalam pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Ini tentu sangat merusak proses pemilihan pengurus organisasi pers tertua dan terbesar di Indonesia, jika hal tersebut bisa terjadi, dalam Konferensi PWI Cabang Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan tanggal 20 Juli 2019 mendatang.

Apalagi tantangan yang dihadapi PWI kedepan tidak mudah, karena diera digitalisasi saat ini, makin banyak bermunculan media online, karena lebih mudah dan murah dalam operasionalnya, disisi lain banyak media cetak atau tradisional yang bertumbangan, karena perkembangan media daring dan media sosial tersebut.

Baca: Jokowi Ingatkan Oposisi di Pidato Kemenangan Visi Indonesia, Prabowo - Sadiaga Uno Pilih Tak Hadir

Sudah selayaknya pengurus PWI mendatang tidak hanya bisa mensejahterakan anggotanya saja, juga harus melindungi anggotanya dari berbagai masalah sosial dan hukum yang makin rawan mendera wartawan saat peliputan, akibat perkembangan media daring dan
media sosial tersebut.

PWI juga harus terus melakukan innovasi dalam program kerjanya dan peka terhadap perkembangan media massa saat ini, yang harus terus berpikir innovativ untuk membantu perusahaan media dalam pengembangan innovasi agar bisa survive (tetap eksis) dan berkembang bersama perubahan diera digitalisasi saat ini.

Pelaksanaan konferensi ke-VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng akan dilaksanakan pada 20 Juli 2019. Kontestan yang akan muncul sebagai Pemenang akan memimpin sebagai Ketua PWI Kalteng periode 2019-2024.

Tahun 2020, akan dilaksanakan Pilkada Gubernur Kalteng dan Bupati Kotim, PWI juga harus tetap mampu menjaga netralitasnya agar tidak mudah diarahkan oleh calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada untuk kepentingan pribadi calon. Ini tentu, sesuai dengan fungsi pers yang independen agar berwibawa.

Baca: Anis Matta Mengaku Respect dengan Sandiaga Uno yang Tak Ikut Hadir di Pertemuan Jokowi dan Prabowo

PWI Kalteng, hingga Senin (15/7/2019) telah membentuk Panitia Konferensi yang terdiri dari pengurus dan anggotanya dalam mensukseskan pemilihan pengurus baru. Salah seorang wartawan senior Sadagori Henoch Binti atau yang akrab disapa Ririen Binti, menyambut baik Konferensi ke-VIII PWI Kalteng tersebut.

Mantan Plt Ketua PWI Kalteng ini, berharap, sosok pengurus PWI kedepan mempunyai semangat untuk membawa organisasi ini menjadi lebih baik lagi." Sosok tersebut harus memiliki kemampuan berinteraksi yang baik dengan berbagai kalangan dan bermitra yang baik dengan pemerintah," ujarnya.

Kepala Biro Liputan 6 SCTV Kalteng ini, mewanti-wanti seluruh calon yang berkompetisi maupun tim pemenangannya jangan sekali-kali terlibat politik uang. Karena belakangan ini, hal tersebut sudah santer terdengar."Jangan ada politik uang dalam pemilihan pengurus baru PWI mendatang," harapnya. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved