Ekonomi dan Bisnis

Penjualan SBR007 Ditargetkan 2 Triliun, Minimal Pembelian Turun Mulai Rp 1 Juta Buat Milenial

Pemerintah telah menawarkan Surat Utang Negara (SUN) Ritel seri 007 Savings Bonds Ritel (SBR007).

Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mariana
Edukasi dan Sosialisasi SUN Ritel seri SBR007 secara online, di KPw BI Kalsel, Senin (15/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah telah menawarkan Surat Utang Negara (SUN) Ritel seri 007 Savings Bonds Ritel (SBR007).

Penawaran dilaksanakan pada 11-25 Juli 2019.

Kasubdit Hukum dan Evaluasi Transaksi Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengeluaran dan Resiko Keuangan Kementerian Keuangan, Maria Meiliana C Siregar menjelaskan, minimal pembelian pada penawaran kali turun dari sesi lalu dari Rp 5.000.000 menjadi Rp 1.000.000.

"Hal ini untuk mendorong investor milenial, kalau Rp 5 juta terlalu mahal mereka bisa belajar dari Rp 1 juta untuk investasi. Dan terbukti di penerbitan sebelumnya jumlah investor sebanyak 49 persen dari kaum Milenial," jelas Maria kepada Banjarmasinpost.co.id.

Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Edukasi dan Sosialisasi SUN Ritel seri SBR007 secara online, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Koordinator Wilayah Kalimantan (KPw BI Koordinator Kalimantan), Senin (15/7/2019).

Pada penawaran SBR007 edisi Juli ini, Kemenkeu menargetkan penyerapan dana dari investor sebesar Rp 20 Triliun secara nasional.

"Adanya sosialisasi dan edukasi semacam ini kami.berharap semakin banyak yang mengenal dan tentu membeli SBR007 yang mana menjadi alternatif investasi yang berisiko relatif kecil karena dijamin oleh negara. Masyarakat sekaligus berperan dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional," ucapnya.

Baca: Aksi Nikita Mirzani yang Buat Dipo Latief Buat Laporan Hingga Jadi Tersangka Dibeberkan Pengacara

Baca: Foto Prewedding Roger Danuarta dan Cut Meyriska Bocor, Fotografer Ini Bagikan Kisahnya

Baca: Mulan Jameela Bakal Tampil di Konser Dangdut New Monata, Istri Ahmad Dhani Malah Jadi Sorotan

Baca: Sempat Viral di Medsos Sopir Taksi Online Antar Jenazah, Penjelasan Rumah Sakit Ini Beri Pencerahan

KPw BI Kalsel, Herawanto mengatakan, SBR ini bertujuan untuk meningkatkan pembiayaan APBN, selain dari pajak dan sumber-sumber lainnya.

"Peningkatan pembiayaan negara diharapkan dapat semakin mendorong pembangunan dalam berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi. Tujuan memajukan sektor ekonomi ini sejalan dengan berbagai kebijakan dari Bank Indonesia," ujar Herawanto.

Menanggapi penerbitan SBR007 ini, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional IX-Kalimantan M Nurdin Subandi menuturkan, OJK turut melakukan pengawasan terhadap lembaga-lembaga keuangan yang menjadi mitra distribusi SBR007.

"Kami selaku otoritas melakukan pengawasan terhadap indsutri keuangan mitra Kemenkeu di antaranya perbankan dan fintech peer to peer landing. Tentunya sebagai mitra mereka punya prosedur dan kami pun melakukan evaluasi secara berkala," tukasnya.

Dalam acara ini turut dihadiri mitra agen SBR007 dari BNI, HSBC, dan Bareksa.

Investasi SBR ini diharapkan dapat diminati oleh generasi muda yang sedang memulai berinvestasi.

Seluruh proses pemesanan hingga transfer dana investasi SBR007 ini dilakukan secara online.

Hal itu juga sejalan dengan pengembangan ekonomi digital yang saat ini sedang terus digencarkan oleh Bank Indonesia.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved