Berita Kabupaten Banjar

Prihatin pada Paman Pentol Pengidap Kanker di RS Ratu Zalecha, Ini yang Dilakukan Mahasiswa Banjar

Organisasi yang satu ini, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), seolah tak pernah lelah membantu sesama.

Prihatin pada Paman Pentol Pengidap Kanker di RS Ratu Zalecha, Ini yang Dilakukan Mahasiswa Banjar
Ist/Mahrani Ahmad untuk Banjarmasinpost.co.id
KANKER - Pengurus FKMKB menjenguk Nassoha di RS Ratu Zalecha Martapura, beberapa hari lalu. Paman pentol pengidap kanker kelenjar getah bening ini membutuhkan uluran tangan dermawan untuk penhobatannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Organisasi yang satu ini, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), seolah tak pernah lelah membantu sesama.

Tiap kali mendengar kabar ada warga miskin yang mengidap penyakit ganas, mereka langsung beranjangsana. Lebih dari itu sekaligus melakukan aksi turun ke jalan menghimpun dana kemanusiaan untuk membantu biaya pengobatan.

Itulah yang dilakukan keluarga besar FKMKB ketika mendapat informasi seorang warga Desa Danausalak, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalsel, mengidap kanker kelenjar getah bening.

Warga bernasib malang itu bernama Nassoha (41), warga RT 05 RW 03 Danausalak. "Penyakit tersebut menyerang leher beliau," ucap Ketua FKMKB Mahrani Ahmad, Senin (15/07/2019).

Ia menuturkan Nassoha mengidap penyakit itu sejak sekitar delapan bulan silam. Kondisi penyakit yang diiidap telah berada stadium empat atau cukup akut (parah).

Baca: Rampung Dibangun 2010 dengan Biaya Rp 86 Miliar, Seperti ini Kondisi Terminal Gambut

Melalui bantuan BPJS, sebutnya, Nassoha mendapat keringanan biaya berobat. Telah bebrapakali bolak-balik masuk rumah sakit seperti di RS Ratu Xalecha (Raza) Martapura dan RS Ulin Banjarmasin guna menjalani perawatan..

"Kemaren beliau sudah terjadwal 10 Juli menjalani kemoterapi di klinik di Banjarmasin. Namun kondisi beliau tidak stabil kembali sehingga akhirnya dirujuk ke RS Raza guna menjalani pengobatan agar kondisinya fit dan siap dikemo," beber Mahrani.

Kapan selanjutnya Nassoha menjalani kemoterapi, lanjutnya, pihaknya belum tahu. Rencananya akan dikemo di klinik lain di Jalan A Yani Km 6,6 Banjarmasin.

"Sabtu kemarin kami ke rumah beliau. Kami lihat kondisinya sangat memprihatinkan dan harus dilakukan pengobatan karena penyakitnya dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani secara intensif," sebut Mahrani.

Baca: Tubuh Ayu Ting Ting Berbikini Disorot, Teman Ivan Gunawan Itu Malah Begini Direkam di Kolam Renang

Karena itu pihaknya langsung berkomunikasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Banjar. "Namun sampai saat ini belum ada tanggapan lebih lanjut terhadap keadaan Pak Nassoha," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved