Berita Regional

Sekolah di Lamongan Jawa Timur dari TK hingga SMP Pelopori Pembelajaran Antikorupsi, Begini Caranya

Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020, sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai menerapkan pembelajaran antikorupsi.

Sekolah di Lamongan Jawa Timur dari TK hingga SMP Pelopori Pembelajaran Antikorupsi, Begini Caranya
Kompas.com/Riza Fathoni
Warga melintas di depan mural yang menulis pesan moral antikorupsi di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (15/5/2013). Masyarakat mengekspresikan dukungan atas pemberantasan korupsi dengan beragam cara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LAMONGAN -  Sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai mempelopori menerapkan pembelajaran antikorupsi saat memasuki tahun ajaran baru 2019/2020,

Dilansir dari Kompas.com, pembelajaran ini masuk dalam sub beberapa mata pelajaran bagi para siswa, dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Pencanangan pembelajaran tersebut sebenarnya sudah dilakukan pada 2 Mei 2019 lalu, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Sementara, pendistribusian buku teks sebagai perangkat pembelajaran sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Lamongan.

"Pendidikan anti korupsi ini sebenarnya secara resmi sudah kami canangkan 2 Mei lalu, melalui Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2019, tentang pendidikan antikorupsi. Kalau ada daerah lain yang baru mau mulai, kami sudah mengaplikasikannya," ujar Bupati Lamongan, Fadeli, saat ditemui, Senin (15/7/2019).

Baca: Minta Sekolah Tak Malu Siswa Dapat Nilai Jelek, Risma akan Buat Perwali Kurikulum Antikorupsi

Fadeli mengatakan, materi pembelajaran antikorupsi tersebut dimasukkan sebagai implementasi dalam seluruh mata pelajaran. Adapun untuk SMP, mata pelajaran yang memasukkan pembelajaran antikorupsi adalah, pendidikan agama, ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Terdapat sembilan nilai penting antikorupsi yang dimasukkan dalam mata pelajaran tersebut yakni, kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian, serta keadilan.

Fadeli berharap, orangtua juga mengambil peran dalam pendidikan karakter anak.

"Agar para orangtua juga paham dengan lingkungan sekolah. Paham dengan adanya pembelajaran nilai-nilai antikorupsi," kata dia.

Bupati Lamongan Fadeli saat menunjukkan buku penunjang pembelajaran anti-korupsi untuk sekolahan yang ada di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan Fadeli saat menunjukkan buku penunjang pembelajaran anti-korupsi untuk sekolahan yang ada di Kabupaten Lamongan. ((Dok. Humas Pemkab Lamongan))

Nantinya, guru dan siswa akan mudah mempelajari nilai-nilai antikorupsi pada buku penunjang, lantaran pada setiap buku ditandai dengan kata berwarna merah.

Baca: Kabar Sedih Citra Kirana Soal Ayahnya Idap Kanker, Simak 7 Tips bagi Keluarga Rawat Pasien Kanker

Seperti pada buku mata pelajaran agama SMP kelas IX semester ganjil, salah satu yang harus diajarkan kepada siswa adalah bersikap jujur, lantaran mereka bakal mempertanggung jawabkan semuanya dihadapan Tuhan.

Untuk memastikan program tersebut sudah dijalankan, Fadeli bersama Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Adi Suwito didampingi Inspektorat Agus Suyanto, melakukan sidak di beberapa sekolah.

"Ini penting sebagai bagian dari upaya kami untuk membentuk karakter unggul generasi muda penerus bangsa," ucap dia.

(Penulis : Kontributor Gresik, Hamzah Arfah/KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekolah di Lamongan Terapkan Pembelajaran Antikorupsi, Begini Caranya", https://regional.kompas.com/read/2019/07/15/12542181/sekolah-di-lamongan-terapkan-pembelajaran-antikorupsi-begini-caranya.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved