Berita Kalteng

Udara Palangkaraya Bercampur Bau Asap Dampak Karhutla, Wali Kota Fairid Naparin Ikut Padamkan Api

Kebakaran lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah mulai membawa dampak bagi pencemaran udara, asap belum terlihat tebal, namun baunya menyengat.

Udara Palangkaraya Bercampur Bau Asap Dampak Karhutla, Wali Kota Fairid Naparin Ikut Padamkan Api
tribunkalteng.com/faturahman
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, saat ikut serta memadamkan kebakaran lahan di pinggiran Kota Palangkaya, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kebakaran lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah mulai membawa dampak bagi pencemaran udara. Meski kabut asap belum terlihat tebal, namun bau asap dampak kebakaran lahan menyengat hidung.

Bau asap dampak kebakaran lahan ini, sangat terasa pada malam dan pagi hari terutama di pinggiran Kota Palangkaraya, karena kebakaran lahan tampak marak di pinggiran Kota Cantik, karena lahan semak belukar dipinggiran kota mengering dan sensitif terhadap panas.

Kabut asap tipis tampak terlihat pada pagi hari, seperti, Senin (15/7/2019) meski belum mengganggu aktifitas warga, tetapi bisa membuat mata pedih, terutama saat mobile di jalan umum menggunakan sepeda motor yang tanpa penutup muka.

"Pagi ini, suhu udaranya dingin sekali, bersamaan dengan itu, udara berbau menyengat dampak kebakaran lahan yang semakin marak terjadi dipinggiran kota. Belum turunnya hujan dalam sepekan ini membuat lahan kering semakin mudah terbakar dan memunculkan bau asap menyengat," ujar Feriyadi, salah satu pengendara sepeda motor di Palangkaraya.

Baca: Polsek Kapuas Barat Ajak Partisipasi Aktif Masyarakat Cegah Karhutla, Gelar Patroli Dialogis

Baca: Sehari Sampai Tiga Kali Kebakaran Lahan di Banjarbaru, Petugas Langsung Lakukan Penanganan

Baca: 1.200 Tentara dan 300 Polisi Dikerahkan Membantu Penanganan Karhutla, ini Kata Dandim 1006/Mtp

Sehari sebelumnya, Minggu (14/7/2019) Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota Umi Mastikah, serta jajarannya, melakukan pemadaman kebakaran lahan dipinggiran kota yang merupakan lahan gambut.

Wali Kota, Fairid Naparin mengatakan, pihaknya terus memantau dan memadamkan api dilahan belukar yang terbakar dipinggiran kota, jika pemadaman sulit menjangkau pada daerah bagian dalam atau jauh dari jalan umum, pihaknya meminta bantuan helikopter pembom air.

"Rencanannya , Senin hari ini, akan datang dua pesawat helikopter pembom air dari pusat yang standby di Kalteng untuk pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Kalteng. Kami berharap dengan adanya bantuan pesawat helikopter pembom air dari udara bisa membantu pemadaman belukar yanvg terbakar," ujar orang nomor satu di Palangkaraya ini.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved