Berita Banjarmasin

Warga Mengeluh, Jalan Tatah Makmur Rusak, Ada Pengendara yang Mengalami ini

Dalam beberapa bulan terakhir ini, warga Jalan Tatah Makmur, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, mengeluh.

Warga Mengeluh, Jalan Tatah Makmur Rusak, Ada Pengendara yang Mengalami ini
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Setiap kali melintasi jalan beton yang ada di permukiman mereka, warga harus berhati-hati dan waspada. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam beberapa bulan terakhir ini, warga Jalan Tatah Makmur, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, mengeluh.

Setiap kali melintasi jalan beton yang ada di permukiman mereka, warga harus berhati-hati dan waspada.

Sebab jalan semen yang mereka lalui mengalami kerusakan.

Sebagian pengendara ada yang jatuh ke sungai.

Pantauan di lapangan, Senin (15/7/2019) siang, jalan yang menghubungkan antara Gang Gandapura menuju ke Jalan Tatah Makmur, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan dan sebaliknya terlihat ada kerusakan.

Baca: Alasan Kuat Suami Rey Utami, Pablo Benua Polisikan Fairuz Rafiq, Barbie Kumalasari Malah Bongkar Ini

Baca: Wanita asal Swedia Diserang Wanita Lokal Korea hanya Karena Minta Tisu Toilet, Ceritanya Viral

Baca: Umbar Masalah Keluarga di Medsos, Ayah Salmafina Sunan Disorot, Sunan Kalijaga Ungkap Alasannya

Baca: Jodoh Kriss Hatta dari Kalangan Artis Diungkap Sosok Ini, Cek Nasib Suami Hilda Vitria Pasca Bebas

Sepanjang jalan beton retak hingga amblas, membuat pengendara roda dua kesulitan melintas.

Salah seorang warga sekitar, Rasiman (52), mengatakan, banyaknya jalan beton yang amblas membuat aktivitas warga terganggu.

Sebab, pengendara roda dua kesulitan melintas dan ada yang tercebur ke sungai.

"Sulit kalau jalan seperti ini, kalau melintas di jalan ini khawatir tercebur jatuh ke sungai dan pernah warga di sini terjatuh ke sungai. Karena tidak bisa mengendalikan motornya, ungkapnya.

Warga lainnya, Rahmadi (45), mengungkapkan, rusaknya jalan juga membuat orangtua mengantarkan anak-anak dengan menggunakan kendaraan roda dua kesulitan untuk menuju ke sekolah dan kesehatan masyarakat.

"Kadang menuju ke SDN Kelayan Timur 13 dan Puskesmas Pembantu Kelayan Timur saat di tengah jalan melintasi jembatan yang rusak dan amblas juga kesulitan untuk mengantar," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved