Mereka Bicara

Yth Kepala Disdikbud Kalsel, Kalau PPDB Pakai Sistem Zonasi Bangunkan Sekolah Baru di Pelambuan

Kalau penerimaan murid baru berdasarkan zonasi, maka Pemerintah harus memberikan solusi bagi anak-anak kami yang berada di Kelurahan Pelambuan

Yth Kepala Disdikbud Kalsel, Kalau PPDB Pakai Sistem Zonasi Bangunkan Sekolah Baru di Pelambuan
banjarmasinpost.co.id/acm
Stan PPDB SMA Korpri Banjarmasin di SMAN 5 Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Yth Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel. Kalau penerimaan murid baru berdasarkan zonasi, maka Pemerintah harus memberikan solusi bagi anak-anak kami yang berada di Kelurahan Pelambuan dengan membangunkan Sekolah Menengah Atas di Kel. Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Karena anak-anak yang berdomisili di kelurahan tersebut tidak dapat diterima di SMA Negeri terdekat seperti SMAN 1 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarmasin, dan SMAN 6 Banjarmasin, karena kami dianggap tidak termasuk dalam kriteria Zona penerimaan di 3 SMA Negeri tersebut.

Jadi anak-anak kami harus bersekolah di mana? Bukankah anak-anak kami juga anak-anak Indonesia yang butuh pendidikan?
Terima Kasih 082156615432

TANGGAPAN:
SEBELUMNYA kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu terhadap pelaksanaan Penerimaan Peserta DidikBaru (PPDB).

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2019 tentang PPDB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan zonasi PPDB berbasis wilayah kecamatan.

Penetapan zonasi dimaksud berdasarkan hasil kesepakatan dengan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA. Kota Banjarmasin terbagi pada 3 (tiga) Zonasi. Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Tengah termasuk Zona I yaitu SMAN 1 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarmasin, SMAN 4 Banjarmasin dan SMAN 6 Banjarmasin, dimana Kelurahan Pelambuan berada pada Zona I. Semua anak usia sekolah yang akan memasuki SMA sudah terdaftar pada 3 (tiga) Zonasi tersebut.

Penerimaan siswa baru pada SMA Negeri menggunakan 3 (tiga) jalur pendaftaran yaitu Jalur Zonasi paling sedikit 80 persen dari jumlah daya tampung, Jalur Prestasi paling banyak 15 persen dari jumlah daya tampung, Jalur perpindahan tempat tugas orang tua paling banyak 5 persen.

Pada Jalur Zonasi diseleksi berdasarkan jarak terdekat alamat rumah dengan sekolah yang dituju, sehingga SMA Negeri tidak bisa menampung semua anak usia sekolah karena terbatasnya kelas yang tersedia, maka alternatif pilihan masyarakat bisa melanjutkan kesekolah yang diselenggarakan oleh swasta.

Perlu kami sampaikan bahwa, tingkat partisipasi anak usia sekolah yang mau melanjutkan ke SMA di Kota Banjarmasin sangat tinggi. Oleh karena itu kami mengupayakan membangun Unit Sekolah Baru (USB) pada kecamatan yang masih belum ada sekolah menengah.

Demikian jawaban yang kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Drs H M Yusuf Effendi MAP, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel
(dok/banjarmasin post group)

DRS HM YUSUF EFFENDI MAP
Kepala Dinas Dikbud Kalsel

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved