Berita Kabupaten Banjar

Air Leding Banjar Macet, Pelanggan Menguras Sumur, ini Penjelasan PDM Intan Banjar

Pelanggan PDAM Intan Banjar di kawasan Trikora Banjarbaru kembali tidak mendapatkan aliran air bersih dari perusahaan daerah itu.

Air Leding Banjar Macet, Pelanggan Menguras Sumur, ini Penjelasan PDM Intan Banjar
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Pelanggan PDAM Intan Banjar di kawasan Trikora Banjarbaru kembali tidak mendapatkan aliran air bersih dari perusahaan daerah itu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelanggan PDAM Intan Banjar di kawasan Trikora Banjarbaru kembali tidak mendapatkan aliran air bersih dari perusahaan daerah itu.

Kondisi itu terjadi sejak Senin (15/7) hingga Selasa (16/7), akibatnya warga pun terpaksa menguras air sumur seadanya.

Bagi yang sumur rumahnya kering, maka terpaksa menunggu hingga air terisi.

Kondisi ini pun dikeluhkan beberapa pelanggan yang masih berada dalam Kelurahan Guntungmanggis Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru itu.

Seorang warga, Rosana mengeluhkan air mampet tersebut.

Baca: Perselingkuhan Raffi Ahmad Dibongkar Tyas Mirasih, Suami Nagita Slavina Tak Bisa Berkutik

Baca: Rasa Minder Dian Sastro Saat Bertemu Luna Maya, Mantan Ariel NOAH Langsung Bereaksi Begini

Baca: Akhirnya, Salmafina Sunan Ditemukan Sunan Kalijaga, Sosok yang Sembunyikan Eks Taqy Malik Disorot

Baca: Lihat Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Bulan Bakal Diapit Planet Jupiter dan Saturnus

Terlebih saat ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga air sumur di depan rumahnya pun kekeringan dan sangat mengharapkan distribusi air dari PDAM Intan Banjar.

"Sudah musim kemarau, air sumur kering. Tentulah menjadi harapan untuk mandi, mencuci pakaian adalah air distribusi dari PDAM saja lagi, tetapi karena dua hari ini tidak jalan sehingga menyedot air sumur seadanya saja," katanya.

Dirinya mengharapkan, PDAM Intan Banjar terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya.

Terlebih lagi saat-saat kondisi seperti musim kemarau sekarang ini, jangan sampai mengalami kekeringan sehingga tidak bisa beraktivitas seperti biasa, karena air merupakan kebutuhan pokok.

“Mau statusnya perusahaan daerah ataupun PT tidak perduli yang penting pelayanan makin bagus,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved