Berita Tanahlaut

Disnak Keswan Tanahlaut Jamin Ketersediaan Sapi Kurban di Tanahlaut Aman, Bahkan Cakup Kalsel

Ketersediaan sapi di Tanahlaut tahun ini dinyatakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sapi kurban untuk di Tanahlaut.

Disnak Keswan Tanahlaut Jamin Ketersediaan Sapi Kurban di Tanahlaut Aman, Bahkan Cakup Kalsel
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanahlaut, Suharyo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ketersediaan sapi di Tanahlaut tahun ini dinyatakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sapi kurban untuk di Tanahlaut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanahlaut, Suharyo.

Menurutnya, bahkanjumlah sapi yang ada di Tanahlaut bisa mencakup Kalsel.

“Tahun ini terdata ada sekitar 88 ribuan ekor sapi yang terdiri dari sapi bali dan sapi peranakan unggul, kemudian persilangan, serta sapi Madura,” ucap Suharyo.

Dibanding sebeumnya, ketersediaan sapi tahun ini jelasnya semakin meningkat. Karena pada tahun 2018 hanya ada lima ribu ampai enam ribu ekor sapi.

Baca: Live TVRI! Jadwal Fiorentina vs Guadalajara Chivas di ICC 2019, Siaran Langsung di Mola TV

Baca: Jelang Musim Haji, Harga Telur Naik Tipis, Harga Ayam di Kisaran Rp 26.000 per Kg

Baca: Bandingkan Aksesori Mewah Syahrini, Istri Reino Barack dengan Maia Estianty Hingga BCL

Baca: Sosok Wanita Lain Jemput Raffi Ahmad Dulu Setelah Selesai Rehab, Bukan Nagita Slavina

Jumlah itupun, beber Suharyo juga masih mencukupi untuk keperluan sapi di Tanahlaut, terutama untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha nantinya.

“Jadi ini saya rasa Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan sapi kurban karena di Tanahlaut saja sudah mencapai 88 ribuan ekor yang sudah siap untuk di pasarkan menjadi sapi kurban,” ucapnya.

Sementara untuk kerbau ujarnya mencapai 200 ekor.

Pendistribusian sapi di Tanahlaut juga mencapai dua provinsi sekalin Kalsel, yakni Kaltim dan Kalteng. Tentunya keamanan tiap sapi pun ujar Suharyo sudah terjamin. Termasuk mengenai kesehatan sapi tersebut.

Sejumlah dokuman atau berkas yang diperlukan untuk membawa sapi juga diberikan kepada pedagang atau sopir yang membawa sapi tersebut. Sehingga semua ternak yang keluar dari Tanahlaut ujar Suharyo sudah dibekali surat menyurat tersebut.

Baca: Demi Adipura, Pedagang Buah dan Sayur di Pasar Pelaihari di Bahu Jalan Ditertibkan

Baca: Hasil Indonesia Open 2019, Anthony Ginting Susul Jonatan Christie Lolos Babak Kedua, Marcus/Kevin?

Baca: Kawasan Sungaipinang Tanahlaut Langganan Banjir, Begini Saran Solusi Dosen Politeknik Ini

Semua ternak yang dijual paparnya juga merupakan ternak yang sehat. Sementara yang sakit tidak akan di jual.

Selain itu, karena harga sapi di Pasar Hewan Pelaihari masih bagus, hingga sekarang sebut Suharyo, setiap senin, para peternak sapi membawa sapi mereka ke pasar hewan untuk dijual.

Meski begitu, ada beberapa jenis sapi dari luar daerah yang juga di jual di pasar hewan tersebut. Namun hal itu Suharyo tegaskan sama sekali tidak mengganggu pasaran sapi untuk peternak lokal.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved