Berita Tabalong

Jelang Penilaian Adipura, Pemkab Tabalong Benahi Kelembagaan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong melakukan persiapan Pemantauan Pertama Adipura Tahun 2019.

Jelang Penilaian Adipura, Pemkab Tabalong Benahi Kelembagaan
Pemkab Tabalong
Sekda Tabalong, A.M Sangadji menekankan perlunya pembenahan kelembagaan menjelang penilaian adipura 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong melakukan persiapan Pemantauan Pertama Adipura Tahun 2019.

Seperti diketahui Adipura adalah penghargaan tertinggi di bidang lingkungan yang diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bagi kota-kota di Indonesia yang dinilai sukses dalam mewujudkan kebersihan dan melakukan upaya pengelolaan lingkungan perkotaan dengan baik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, A.M Sangadji mengatakan, untuk mencapai dan meraih Adipura perlu adanya kelembagaan, dimana terbangunnya suatu kelembagaan merupakan satu hal terpenting dalam penilaian Adipura.

"Penilaian bukan hanya dari fakta di lapangan tapi juga secara kelembagaan bagaimana mengatur dan mengelola daerah," ujarnya.

Sangadji menambahkan kelembagaan berbanding lurus dengan pemberdayaan atau meningkatnya kesadaran masyarakat.

Untuk itu, dirinya menghimbau untuk bersama-sama membenahi dan memperbaiki kelembagaan karena ini termasuk salah satu indikator penilaian.

Kepala Dinas Dina Lingkungan Hidup,Kabupaten Tabalong, Rowie Rawatianice menjelaskan Tabalong akan bisa bersih ketika kelembagaan dari level bawah RT, hingga level paling atas yakni Pemda itu sudah memiliki kesadaran, minimal bahwa setiap indvidu wajib memiliki pengelolaan sampah.

“Artinya tidak memandang siapa saja, kita semua wajib melakukan itu,contohnya paling dasar kita bisa memisahkan organik dan non organik serta menempatkan pada tempat yang sudah diatur dalam perda itu, selain itu didepan rumah juga tersedia tempah sampah,“ Jelasnya.

Keterkaitannya dengan Adipura, tambah Rowie, ada perkembangan dan pergeseran sistem dalam penilaian,

“untuk tahun ini, ada P1, P2 Dan PV (verifikasi) itu terjadwal dengan baik dan ketika P1 misalnya nilai kita anjlok kita masih bisa dilibatkan di P2, tetapi ketika nanti di tahun 2020 kalo P1 sudah gagal.” Ujarnya.

Yang terpenting Rowi menambahkan usahakan persiapan penilaian Adipura tahun 2019, diantaranya perbaikan kelembagaan, dan terpenting yang menjadi konsen perhatian kita adalah titik titik rawan seperti dipengolahan, dan titik rawan lainnya seperti pasar dan tempat pembuanga akhir (TPA) ditambah dengan terminal.” Tutupnya. (AOL)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved