Berita Tanahlaut

NEWSVIDEO : Pedagang Pasar Tungging Tambangulang Direlokasi

ejumlah pedagang pasar tungging Tambangulang, Jalan A Yani, Tanahlaut, Kalsel, kaget adanya rencana pemindahan pasar tungging Tambangulang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejumlah pedagang pasar tungging Tambangulang, Jalan A Yani, Tanahlaut, Kalsel, kaget adanya rencana pemindahan pasar tungging Tambangulang.

Menurut pedagang Said, mereka baru saja mengetahui akan informasi tersebut. Sehingga jadi gelagapan ketika hendak dipindah.

"Biasanya kami dapat pemberitahuan sebulan lebih dulu. Jadi bisa siap-siap pindah dan membongkar lapak," ucap Said saat ditemui di pasar tungging Tambangulang, Senin (15/7/2019) malam.

Malam itu, rupanya menjadi batas waktu terakhir keberadaan pasar tungging Tambangulang di lokasi tersebut. Karena direncanakan adanya pembangunan Gedung Pusat Promisi IKM Centre.

Keberadaan gedung itupun membuat pasar tungging harus dipindah. Namun harapan pedagang pasar yakni adanya toleransi waktu agar mereka bisa membongkar lapak dan membangun lapak baru di lokasi baru.

"Kami berharap, paling tidak ada waktu tambahan lagi. Jangan langsung di bongkar. Karena kami ada pekerjaan lain," kata Said.

Baca: MOS di SMADA Banjarbaru Hadirkan Alumni Sukses, Motivasi Murid Baru Raih Masa Depan

Baca: Kejuaraan Menembak Polres HST Resmi Ditutup, Ini Para Jawaranya

Baca: Tidak Tersedia di Kantor BEI Kalsel, SBR007 Dapat Dibeli di Mitra Resmi Kemenkeu

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Persib Bandung vs Kalteng Putra Liga 1 2019 : Skor Akhir 2-0, Febri Cetak Brace

Relokasi pasar tungging Tambangulang rupanya sudah menjadi rencana lama bagi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanahlaut.

Hal itu disampaikan oleh Camat Tambangulang, Ade Gumilar, Selasa (16/7/2019).

Informasi pemindahan pasar tersebut ujarnya sudah dilakukan sejak April lalu. Bahkan rencana pemindahan pasar tungging sudah dibeberkan satu tahun sebelumnya.

Selain itu jelas Ade, pihaknya juga sudah meletakan papan pemberitahuan untuk bangunan baru di lokasi pasar tersebut.

“Jadi memang ada persepsi yang berbeda ya dari pedagang. Ada yang bilang baru mengetahui. Padahal palang atau papan pemberitahuan sudah kami letakan sejak Bulan April,” jelas Ade.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved