Banjarbaru Pemenang 2019

Panen Raya Padi Sawah Kelompok Tani Karya Bersama Di Sungai Ulin, Ini Pesan Wali Kota

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadiri panen raya padi sawah Kelompok Tani Karya Bersama di Kelurahan Sungai Ulin

Panen Raya Padi Sawah Kelompok Tani Karya Bersama Di Sungai Ulin, Ini Pesan Wali Kota
Humas Pemko Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadiri panen raya padi sawah Kelompok Tani Karya Bersama di Kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru Selasa (16/7/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadiri panen raya padi sawah Kelompok Tani Karya Bersama di Kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru Selasa (16/7/2019).

Perwakilan dari Kelompok Tani Karya Bersama Arsani mengatakan luas lahan sawah Kelompok Tani Karya Bersama mencapai 63 hektar untuk tanaman pangan.

Dikatakannya hasil panen di lokasi ini juga cukup bagus. Dari luas sekitar 2 x 2 meter, mampu menghasilkan 2,6 Kg gabah.

Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Siti Hamdah mengatakan bahwa potensi lahan sawah pertanian di Banjarbaru masih cukup besar meskipun kawasan perkotaan.

“Luas hamparan sawah di Kecamatan Banjarbaru Utara ini mencapai 148 hektar. Secara keseluruhan di Banjarbaru ada sekitar 1200 an hektar lahan pertanian,” kata Siti Hamdah.

Dari area persawahan Kelompok Tani Karya Bersama ini hasil produksinya mencapai 4,2 ton per hektar. Sedangkan dari 63 hektar lahan pertanian yang digarap Kelompok Tani Karya Bersama, bisa menghasilkan 264,6 ton gabah saat panen tiba.

“Ini terjadi peningkatan, tahun lalu cuma 3,2 ton per hektarnya. Dalam waktu dekat kita juga akan panen padi organik di Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka,” ujarnya.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan bahwa panen raya ini patut disyukuri dengan saling bertemu dan bersilaturahmi. Ia juga tidak menampik bahwa Kota Banjarbaru masih menyimpan banyak potensi pertanian.

“Meskipun panen di sini hanya setahun sekali dan masih menggunakan sistem tadah hujan, namun hasilnya luar biasa,” kata Nadjmi.

Meski begitu, ada beberapa persoalan yang harus dihadapi agar lahan pertanian di Kota Banjarbaru masih tetap terjaga dan dipertahankan.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadiri panen raya padi sawah Kelompok Tani Karya Bersama
Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menghadiri panen raya padi sawah Kelompok Tani Karya Bersama (Humas Pemko Banjarbaru)

Satu di antara persoalannya itu adalah banyaknya lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi perumahan dan pemukiman.

Selain itu perlunya sumber daya manusia (SDM) terutama petani milenial dan usia muda mau turun ke pertanian.

Memasuki musim kemarau ini, Nadjmi juga mengimbau agar setelah panen jangan dibakar atau membuang puntung rokok sembarangan. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Mohon petani saat membuka lahan jangan dibakar, gunakan pestisida dengan bijak, manfaatkan hasil panen dari kelompok tani sendiri, jangan ke tengkulak. Insyaallah dinas kita akan membantu dalam hal pengemasan hasil panen,” tambahnya. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved