KTP Elektronik

Sudah Perekaman, Satu Tahun KTP-el Tak Kunjung Selesai, Fajar Selalu Diminta Menunggu dan Bersabar

Fajar sejak satu tahun silam membantu mengurus pembuatan KTP dan melakukan perekaman KTP elektronik di kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Sudah Perekaman, Satu Tahun KTP-el Tak Kunjung Selesai, Fajar Selalu Diminta Menunggu dan Bersabar
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (16/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Muhammad Fajar Hayat (35) hanya bisa pasrah. Warga Jalan Sungai Baru RT 07 RW 01, Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah ini mengeluhkan pembuatan KTP elektronik atas nama anaknya Salsabella, hingga mencapai 1 tahun lebih tak kunjung selesai.

“Saya bingung anak saya Salsabella sudah merekam KTP elektronik sejak satu tahun lalu, tapi tak kunjung selesai dan tidak dicetak,” kata Fajar, Senin (15/7).

Fajar sejak satu tahun silam membantu mengurus pembuatan KTP dan melakukan perekaman KTP elektronik di kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Sayangnya, sampai saat ini KTP yang diidam-idamkan anaknya tersebut tak kunjung selesai.

Baca: Daftar Kebohongan Suami Rey Utami, Pablo Benua Terbongkar Imbas Kasus Galih Ginanjar-Fairuz A Rafiq

Baca: Fenomena Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Canggu, Dikaitkan Gempa Bali Hari Ini, Videnya Viral

Baca: Perlakuan Raffi Ahmad pada Mantannya, Tyas Mirasih Disorot, Lihat Kelakuan Suami Nagita Slavina Itu

Baca: Kondisi Hidup Taqy Malik Seusai Lepas dari Salmafina Sunan, Bandingkan dengan Putri Sunan Kalijaga

“Alasan dari petugas Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Banjarmasin di kantor kecamatan, blangko KTP elektroniknya habis,” katanya.

Belakangan, sambung Fajar, dirinya diminta mencek keberadaan KTP elektronik di kantor Kelurahan Sungai Baru.

Sayangnya, saat mendatangi kantor kelurahan setempat, KTP elektroniknya juga belum ada.

Sampai satu tahun terakhir ini, pihaknya membuat surat keterangan dua kali bahwa KTP elektroniknya masih dalam proses penyelesaian dan telah melakukan perekaman.

“Padahal kan sudah setahun merekam. Koq ngga dikunjung dicetak-cetak. Ini mohon menjadi perhatian Kadispencapil Kota Banjarmasin. Apa masalahnya. Tolong diclearkan masalah ini,” tanya Fajar.

Menurut Fajar, pihak petugas Dispencapil di Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah selalu meminta agar menunggu dan bersabar.

Namun untuk berurusan di kantor pemerintah dan swasta tentu lebih meyakinkan jika memegang KTP elektronik.

Saat mengurus pembuatan SIM, lanjut Fajar, anaknya pernah ditertawakan petugas Satlantas karena alasan membuat KTP elektronik sampai satu tahun tak kunjung selesai.

Nah, harapannya masalah tak beresnya pembuatan e-KTP ini bisa dituntaskan oleh kantor Dispencapil Banjarmasin.

“Anak saya mau melamar kerja dan membuat SIM. Kan perlu KTP asli untuk melamar kerja. Bukan surat keterangan. Sampai-sampai polisi tertawa ngakak saat mengurus membuat SIM karena hanya melampirkan surat keterangan saja,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved