Berita Banjarbaru

Forest City Ibu Kota Negara Sejalan Dengan Program Revolusi Hijau

Pemerintah Pusat mensyaratkan Forest City atau Hutan Kota untuk memilih Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Forest City Ibu Kota Negara Sejalan Dengan Program Revolusi Hijau
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Menanam Pohon dalam program revolusi hijau 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemerintah Pusat mensyaratkan Forest City atau Hutan Kota untuk memilih Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Kalsel menangkap ini sangat sejalan  dengan program revolusi hijau yang dicetuskan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, dimana sudah gencar melalui penghijauan.

Bahkan Pemprov Kalsel juga sudah memiliki hutan kota atau miniatur hutan hujan tropis di Banjarbaru.

Pria yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan Kalsel sudah memiliki embrio untuk menjadikan kota hutan melalui revolusi hijau yang sudah dilaksanakan sejak pertama dirinya menjabat sebagai gubernur.

Menurut pria yang akrab disapa Paman Birin itu, dirinya ke pengen Kalsel sejuk melalui AC alam yang didapat dari pepohonan.

Baca: Jembatan Jalan Kelumpang HSS-Margasari Amblas, Arifin Berharap Segera Diperbaiki

Baca: Fakta Kebohongan Pablo Benua dari Istri Sah Bukan Rey Utami Hingga Jadi Anggota Dewan

Baca: Cegah Karhutla, BKO TNI/Polri dari Mabes Menginap di Desa Rawan Karhutla di Kalsel

Baca: Bacaan Niat dan Tata cara Sholat Gerhana Bulan Jelang Gerhana Bulan Parsial Rabu 17 Juli 2019

Tujuan akhir dari revolusi hijau memang menciptakan forest city.

Melalui Revolusi Hijau terbukti dapat mengurangi lahan kritis dan meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup.

“Penanaman ini pun, termasuk upaya pengembangan budaya bambu yang dapat menggerakkan kesejahteraan masyarakat, selain jenis pohon lainnya yang telah lebih dulu dibudidayakan,” jelas Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu.

Bahkan penanaman yang terus dilakukan, lanjut gubernur, mampu mengatasi lahan kritis, hingga berkurang cukup signifikan. Dari 640 ribu hektar, kini tersisa 511 ribu hektar.

“Kondisi ini juga menigkatkan indeks kualitas lingkungan hidup daerah, dari urutan 26 naik keurutan 19,” tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved