Berita Banjarmasin

Ini Penyebab Mangkraknya Jalan Alternatif Karya Budi Sungai Lulut - Rahayu Banjarmasin

Lengang, begitulah yang nampak di jalan Komplek Karya Budi II Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalsel, Rabu (17/7/2019).

Ini Penyebab Mangkraknya Jalan Alternatif Karya Budi Sungai Lulut - Rahayu Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizky Abdul Gani
Seorang warga RT 1 Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalsel saat menunjukkan jalan alternatif Karya Budi II - Rahayu, masih terputus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lengang, begitulah yang nampak di jalan Komplek Karya Budi II Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalsel, Rabu (17/7/2019).

Masih minim dengan keberadaan pemukiman, jalan tersebut juga terhampar tanah merah sejauh mata memandang. Sisi kanan dan kirinya juga masih terlihat tanaman liar dan parit.

Jalan itu sebelumnya akan menjadi akses penghubung Kabupaten Banjar dengan Kota Banjarmasin. Namun belum tersambungnya oleh jembatan yang digadang-gadangkan akan dibangun, sehingga membuat jalan pun belum optimal dimanfaatkan.

Lantas, siapa yang bertanggung jawab atas proyek yang terkesan mangkrak tersebut, Banjarmasinpost.co.id, pun mencoba mengonfirmasinya ke dinas terkait.

Baca: Klasemen & Jadwal Liga 1 2019 Rabu (17/7) PSS vs PSIS, PSM vs Persebaya Live Indosiar

Baca: Lurah Sungai Lulut Tidak Rekomendasi Jalan Karya Budi II Sebagai Akses Alternatif, Alasannya?

Baca: LINK Live Streaming Trans7 Indonesia Open 2019 Rabu (17/7), Cek Link TVRI & Youtube Djarum Badminton

Salah satunya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Banjar, H M Hilman. Ia menjelaskan bahwa pengerjaan badan jalan karya budi II telah dilaksanakan.

Jalan itu semula pihaknya buat dengan panjang kurang lebih 900 meter dari Jalan Martapura Lama atau Komplek Karya Budi hingga sungai yang berbatasan dengan Banjarmasin.

Meskipun ia juga tidak menampik, akses tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai jalan penghubung dua kabupaten dan kota. Itu mengingat belum terbangunnya jembatan, rencananya akan dibangun oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

"Maka ruas jalan tersebut belum ada rencana ditingkatkan karena akses ke kota Banjarmasin yang melalui Jalan Rahayu belum dibangun jembatan penghubung. Sehingga akses jalan belum bisa menghubungkan ke kota Banjarmasin. Kesepakatan dahulu, jembatan dibangun oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Jadi bukan mangkrak, ruas jalan hanya dibangun sampai badan jalan dan belum ditingkatkan menunggu jembatan sudah terbangun, " jelasnya.
(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved