Berita Tapin

Kepergok di Kolong Ranjang Putrinya, Ibu Ini Laporkan MAN ke Polisi

Penyidik Polsek Tapin Utara memproses pengaduan Siti Aisyah (39) atas perbuatan asusila yang dialami putrinya, Selasa (16/7/2019).

Kepergok di Kolong Ranjang Putrinya, Ibu Ini Laporkan MAN ke Polisi
Dari Polsek Tapin Utara untuk BPost
MAN (18) Tersangka persetubuhan terhadap gadis dibawah umur diamankan Polsek Tapin Utara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Penyidik Polsek Tapin Utara memproses pengaduan Siti Aisyah (39) atas perbuatan asusila  yang dialami putrinya, Selasa (16/7/2019).

Warga Jalan Pasar Keraton Raya Rt. 012/04 Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan Tapin Utara, Kabupate. Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan itu memergoki MAN (18), Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 02.00 Wita.

MAN, warga Desa Miawa RT 02 RW 01 Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin kedapatan sembunyi di kolong ranjang.

Aisyah tidak terima ulah MAN bersembunyi di kolong ranjang, terlebih melihat putrinya, KHA (17) hanya berbalut selimut tanpa pakaian dalam.

Baca: Karma Perbuatan Pablo Benua Diungkap Istri Pertama, Masa Lalu Suami Rey Utami Dibongkar Satu Persatu

Baca: Pulang Bulan Madu, Syahrini Kepergok Rindukan Pria Selain Reino Barack, Dia Sosok Penyanyi Top!

Polisi mengamankan MAN di Mapolsek Tapin Utara untuk dimintai keterangan beserta barang bukti 1 lembar baju kaos lengan pendek warna merah muda dan 1 buah celana kain panjang warna hitam milik KHA.

MAN disangka polisi melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap KHA yang masih dibawah umur.

Polisi menjerat pasal berlapis, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat 1 Perpu No 1 Tahun 2016 Jo UU No 17 Tahun 2016 Jo pasal 76D UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak Subsidir Pasal 82 Ayat 1 Perpu No 1 Tahun 2016 Jo UU No 17 Tahun 2016 Jo pasal 76E UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id terkait kasus itu menjelaskan setelah menerima laporan, mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi serta membuat laporan polisi.

Menurut Iptu Salahudin Kurdi, awalmulanya terlapor mendatang ke rumah korban. Saat itu korban tidur di rumah neneknya yang bersebelahan dengan rumah orang tua korban.

Setelah itu teelapor menyelinap masuk kedalam kamar korban bersama korban, setelah di dalam kamar, terlapor menyetubuhi korban.

Baca: NEWSVIDEO : Dibangun Dari Anggaran2018, Oprit Jembatan Sungai Muara Tabirai Sudah Ambles

Baca: Keponakan Prabowo Buka Suara Atas Gugatan Mulan Jameela dan 13 Caleg pada Partai Gerindra

Baca: Fakta Kebohongan Pablo Benua dari Istri Sah Bukan Rey Utami Hingga Jadi Anggota Dewan

Baca: Cegah Karhutla, BKO TNI/Polri dari Mabes Menginap di Desa Rawan Karhutla di Kalsel

Baca: Bacaan Niat dan Tata cara Sholat Gerhana Bulan Jelang Gerhana Bulan Parsial Rabu 17 Juli 2019

Baca: NEWSVIDEO : Pedagang Pasar Tungging Tambangulang Direlokasi

Baca: Lebih Awal Ajukan RAPBD-Perubahan 2019, Bupati HSS Harapkan Ini

Pada saat itu pelapor atau ibu korban mendengar suara berisik dari dalam kamar korban, pelapor langsung mengecek ke kamar korban.

Saat pelapor menyalakan lampu di kamar korban, pelapor mendapati korban dalam keadaan telanjang dibalut selimut diatas tempat tidur. Dan pelapor melihat terlapor bersembunyi dibawah ranjang di dalam kamar korban.

"Akibat kejadian tersebut pelapor melaporkan peristiwa yang dilihat, didengarnya tersebut ke Polsek Tapin Utara," katanya.

Baca: Karma Perbuatan Pablo Benua Diungkap Istri Pertama, Masa Lalu Suami Rey Utami Dibongkar Satu Persatu

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved