B Focus Banua Anam

Masyarakat Desa Tak Permasalahkan Kemacetan akibat Pasar Kaget, Sebaliknya Mereka Bilang ini

Ada empat desa yang ada pasar kagetnya di antaranya Simpang Empat Palajau yang buka setiap Senin malam dan Minggu malam di Simpang Tiga Banua

Masyarakat Desa Tak Permasalahkan Kemacetan akibat Pasar Kaget, Sebaliknya Mereka Bilang ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (17/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebenarnya, pasar kaget di Hulu Sungai Tengah (HST) tak hanya itu.

Masih banyak pasar yang tersebar di desa dengan hari yang berbeda alias terjadwal.

Misalnya saja di Kecamatan Pandawan.

Ada empat desa yang ada pasar kagetnya di antaranya Simpang Empat Palajau yang buka setiap Senin malam dan Minggu malam di Simpang Tiga Banua Supanggal.

Ada lagi pasar kaget yang tak kalah ramai pengunjung seperti Selasa malam di Simpang Empat Buntar dan Jumat malam di Mahang.

Padatnya jalan saat pasar kaget masih ditoleransi olen Nunur, warga Pandawan ini tak mempermasalahkan jika ada macet saat digelar pasar kaget.

Baca: Perut Buncit Istri Ahok BTP, Puput Nastiti Devi Disorot, Eks Ajudan Veronica Tan Banjir Doa

Baca: Senyum Kecut Luna Maya Diberi Kado Foto Berbingkai, Gambar Reino Barack atau Ariel NOAH?

Baca: Beredar Nama Menteri Kabinet Jilid II Jokowi dengan Kop Garuda, Erick Thohir Sebut HOAX

Baca: Begini Akal-akalan Jemaah Haji Simpan Rokok, darui Diselipkan di Kain Ihram hingga Tempat Beras

Ia kerap kali mendatangi pasar kaget di Simpang Empat Palajau.

Menurutnya, pasar tungging membantunya saat ada kebutuhan rumah yang harus dibeli.

Meski macet, tetap memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Apalagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Paling sering beli pecah belah seperti gayung atau baskom satu atau dua unit. Tak mungkin kan kalau hanya untuk beli pecah belah seperti ini ke kota. Kalau di pasar tungging ada, ini membantu kami," katanya.

Dari semua pasar yang ada di Pandawan, bebernya sudah ia datangi. Menurutnya, pasar tungging memang membuat kemacetan.

Namun, kemacetan tak berlangsung lama.

"Macet sebentar, terus bisa lagi lewat," katanya.

Warga Mahang, Aang mengaku juga senang dengan adanya pasar tungging meski membuat kemacetan.

"Ya kalau ada yang dibeli biasanya ke pasar kaget,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved