Berita Internasional

Mau Lihat Alien, Warga Amerika Bakal Serbu Pangkalan Rahasia Area 51, Ini Peringatan AU AS

Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan setelah lebih dari sejuta orang hendak mendatangi Area 51 untuk melihat adanya bukti alien.

Mau Lihat Alien, Warga Amerika Bakal Serbu Pangkalan Rahasia Area 51, Ini Peringatan AU AS
Facebook via Sky News
Inilah laman Facebook yang memperlihatkan rencana kegiatan untuk mendatangi pangkalan rahasia Area 51 di Nevada untuk melihat bukti adanya alien. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON DC - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan setelah lebih dari sejuta orang hendak mendatangi Area 51 untuk melihat adanya bukti alien.

Si pembuat event sudah menyatakan dia hanya membuat lelucon. Namun, pengakuan itu tak menyurutkan gairah orang-orang sejak diunggah pada awal Juli ini.

Diwartakan Sky News Selasa (16/7/2019), karena begitu banyak orang hendak menyerbu pangkalan militer di Nevada itu, AU AS pun merasa perlu merilis peringatan resmi.

Dalam pernyataan kepada The Washington Post, juru bicara AU AS menyebut mereka sudah mengetahui adanya unggahan itu, dan meminta siapa pun tidak mencoba untuk datang.

"Area 51 adalah kawasan latihan terbuka untuk melatih pasukan AS. AU selalu siap untuk melindungi warga Amerika serta asetnya," tegas juru bicara itu.

Baca: Pulang Bulan Madu, Syahrini Kepergok Rindukan Pria Selain Reino Barack, Dia Sosok Penyanyi Top!

Baca: HEBOH, Pensiun, Legenda Bulutangkis Liliyana Natsir Jadi Tukang Sapu Jalanan, Warga Histeris!

Baca: 4 Fakta di Balik Pelukan Damai Dewi Perssik & Rosa Meldianti, Benarkah Permintaan Mendiang Ayah?

Kerahasiaan besar menaungi Area 51, dengan pangkalan tersebut tidak pernah dibuka untuk umum, dan selalau mendapat penjagaan selama 24 jam penuh.

Pangkalan militer yang berlokasi sekitar 241 kilometer dari Las Vegas itu awalnya digunakan sebagai lahan uji coba pesawat mata-mata U2 pada 1950-an.

Program uji coba itu selesai dengan U2 beroperasi pada 1956. Namun, teori konspirasi berpendapat Area 51 juga digunakan untuk menyelidiki obyek terbang tak dikenal (UFO) yang jatuh.

Peter Merlin, sejarawan antariksa yang menulis secara khusus tentang Area 51 menyebut fasilitas itu secara rahasia menginvestigasi pesawat serta sistem senjata.

Kepada NBC News, dia menuturkan rencana "menyerbu" Area 51 pada 20 September mendatang hanya akan berakhir di padang gurun dari pada tembakan peringatan tentara AS.

Meski sudah mendapat peringatan, jumlah peminat acara itu terus meningkat, dan membuat si pencipta acara yang bernama Jackson Barnes harus mengunggah pernyataan.

Laman itu berbunyi Storm Area 51: They Can't Stop All Of Us. Disebutkan di laman itu mereka bakal berkoordinasi tentang cara masuknya. "Kita akan melihat alien," ujar laman tersebut.

Barnes kemudian menulis bahwa dia tidak berencana untuk melanjutkan lelucon itu setelah viral. "Saya tidak bertanggung jawab jika ada orang yang benar-benar menyerbu Area 51," katanya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved