Jeritan Hati Petani Karet

Petani Desa ini Beralih Menjual Getah Karet Kering karena Harganya yang Cukup Tinggi

Sebagian petani Desa Masingai 1 dan Masingai 2 Kecamatan Upau memang menjual karetnya ke UPPB Pelita Abadi yang merupakan program pemerintah daerah.

Petani Desa ini Beralih Menjual Getah Karet Kering karena Harganya yang Cukup Tinggi
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (176/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Harga getah karet basah pun terus menurun di Kabupaten Tabalong.

dirasakan anggota Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Pelita Abadi.

Terbaru turun dari Rp 8.700 menjadi Rp 8.300 per kilogram.

Sebagian petani Desa Masingai 1 dan Masingai 2 Kecamatan Upau memang menjual karetnya ke UPPB Pelita Abadi yang merupakan program pemerintah daerah.

"Penurunan biasanya Rp 500 per kilogram. Biasanya perlu waktu lama untuk bisa naik lagi,” kata Daryoto, Seksi Pemasaran UPBB Pelita Abadi.

Baca: Tak Kalah dari Sunan Kalijaga! Sosok Ayah Taqy Malik, Eks Mertua Salmafina Sunan Pengusaha Tambang

Baca: Zakiah Tak Lagi Bisa Merasakan Harga Getah Karet di Atas Rp 8 Ribu Seperti Dulu

Baca: Ayu Ting Ting Diusir Satpam Gara-gara Ruben Onsu, Teman Ivan Gunawan Ungkap Cerita Sebenarnya

Baca: Kronologi Penyakit Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules, sang Istri Singgung BPJS Kesehatan

Dengan penurunan harga ini sebagian petani berpindah menjual karet dalam bentuk kering yang harganya cukup tinggi.

UPPB Pelita Abadi bersedia membeli getah karet kering dan bersih Rp 8.300 per kilogram.

Daryoto mengatakan saat ini ada sekitar 70 petani yang mau bergabung dan menjalankan sistem penjualan getah karet kering.

Dalam satu minggu UPPB PElita Abadi bisa mendapatkan delapan ton karet kering dan bersih.

Getah dalam dua minggu sekali dijual ke pabrik PT Karias Tabing di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dengan harga Rp 11.450 per kilogram.

"Kami selalu transparan kepada petani dan anggota kelompok mengenai harga pabrik dan harga produksi untuk pengembangan UPPB," ungkapnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved