Mitos dan Kisah Menarik Paunjunan

Ternyata Ada Hari Khusus untuk Tebang Bambu yang Bakal Dijadikan Joran Pancing

Memancing ikan atau dalam bahasa Banjarnya maunjun iwak, merupakan satu dari sekian aktivitas yang cukup banyak digemari.

Penulis: Dony Usman | Editor: Didik Triomarsidi
Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman
Aboel (35), warga Tanta, Kabupaten Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Memancing ikan atau dalam bahasa Banjarnya maunjun iwak, merupakan satu dari sekian aktivitas yang cukup banyak digemari.

Baik itu di alam bebas maupun memancing ikan yang ada di dalam kolam untuk dilombakan dengan berbagai hadiah.

Di kalangan pemancing atau dalam bahasa Banjar disebut paunjunan ternyata ada semacam mitos yang dikenal secara turun menurun.

Terutama bagi paunjunan yang masih menggunakan bambu hasil tebangan sendiri untuk dijadikan joran pancingnya.

Seperti diceritakan, Aboel (35), warga Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalsel yang memang menggemari memancing.

Baca: Mau Lihat Alien, Warga Amerika Bakal Serbu Pangkalan Rahasia Area 51, Ini Peringatan AU AS

Baca: Gangguan Kejiwaan Barbie Kumalasari Diungkap Psikolog, Istri Galih Ginanjar Tak Sadar Berbohong?

Baca: 4 Fakta di Balik Pelukan Damai Dewi Perssik & Rosa Meldianti, Benarkah Permintaan Mendiang Ayah?

Menurutnya, di daerah asalnya mitos dalam urusan memancing tidak begitu asing, khususnya bagi orang dulu dan
hingga sekarang masih ada diyakini osebagian pemancing adalah mencari batang bambu untuk joran tepat pada hari arafah.

"Kata orang-orang dulu itu merupakan hari baik untuk menebang anak bambu yang nantinya akan dipergunakan untuk pancing," katanya.

Sebelum hari H, biasanya pemancing akan mencari rumpun bambu untuk memilah dan menentukan bambu yang akan di jadikan joran. Tujuannya agar pada hari wukuf tersebut bambu untuk joran sudah siap tebang tanpa harus susah mencarinya lagi.

Konon, mereka mempercayai bahwa bambu yang dipotong pada hari arafah akan dengan mudah bisa mendapatkan ikan saat digunakan untuk memancing.

Ditambah lagi ada di kalangan pemancing tertentu yang juga biasanya ada bacaan-bacaan agar bisa memanggil ikan dan ini tida semua pemancing memilikinya.

"Jadi itu beberapa kepercayaan atau mungkin mitos yang didengar dari mulut ke mulut soal dunia memancing," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved