Berita Regional

Ternyata Setiap Gerhana Bulan, Warga Madura Bangunkan Ternak dan Pohon, Ini Tujuannya

Warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ikut menikmati terjadinya gerhana bulan yang terjadi pagi ini, Rabu (17/7/2019).

Ternyata Setiap Gerhana Bulan, Warga Madura Bangunkan Ternak dan Pohon, Ini Tujuannya
Hoaxorfact.com
Super blood moon, gerhana bulan total akan terjadi 28 Juli 2018 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PAMEKASAN – Warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ikut menikmati terjadinya gerhana bulan yang terjadi pagi ini, Rabu (17/7/2019).

Mereka membangunkan anak-anaknya yang sedang tidur, untuk menyaksikan langsung peristiwa langka tersebut. Selain membangunkan orang tidur, ada tradisi lain yang dilakukan warga.

Tradisi itu di antaranya, membangunkan hewan ternak yang tidur dan memukul-mukul pepohonan yang juga dianggap sedang tidur.

Seperti yang dilakukan Muslimah, warga Dusun Sumber, Desa Lancar, Kecamatan Larangan. Setelah mengetahui gerhana bulan, Muslimah keluar rumah, kemudian membangunkan ternak kambing dan ayam di kandangnya.

Setelah memastikan semua hewan ternaknya bangun, Muslimah kemudian membangunkan beberapa pepohonan yang ada di depan rumahnya.

Baca: Tertibkan Bangunan Liar di Pinggir Jalan A Yani Depan Gerbang Kota Banjarmasin

Baca: Persija Vs Tira Persikabo Liga 1 2019 - Satu Suporter Persija Dikabarkan Meninggal, Ini Faktanya

"Kalau membangunkan ayam dan kambing, cukup dipukul dinding kandangnya saja. Kalau pepohonan, yang kecil bisa digoyang-goyang rantingnya. Sedangkan pohon yang besar, harus dipukul dengan kayu," ujar Muslimah, saat ditemui di halaman rumahnya sambil menyaksikan gerhana bulan.

Tradisi itu, menurut Muslimah, sudah ada sejak dirinya masih kecil dan terus dilestarikan hingga sekarang.

Orang tua dan kakek neneknya, juga melakukan tradisi yang sama. Bahkan, dulu sampai pukul-pukul kentongan tengah malam.

"Kalau dulu, ramai orang pukul kentongan. Bahkan disiarkan melalui pengeras suara di surau-surau dan masjid agar masyarakat bangun dan membangunkan ternak serta pepohonan," imbuh Muslimah.

Tradisi yang mulai punah

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved