Berita Kabupaten Banjar

Tim Daltib IMB Banjar Temukan Menara Potable dan BTS Tak Kantongi IMB

Tim Terpadu Pengendalian dan Penertiban Izin Mendirikan Bangunan (Daltib IMB) di Kabupaten Banjar usai dikukuhkan oleh Wakil Bupati Banjar, H Saidi M

Tim Daltib IMB Banjar Temukan Menara Potable dan BTS Tak Kantongi IMB
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Tim Daltib IMB memeriksa menara portable 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tim Terpadu Pengendalian dan Penertiban Izin Mendirikan Bangunan (Daltib IMB) di Kabupaten Banjar usai dikukuhkan oleh Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, tim langsung ke lapangan, Rabu (17/7).

Tim langsung menuju Desa Keliukan Astambul Kabupaten Banjar.

Menjadi perhatian tim adalah sebuah menara portable yang tingginya sekitar 50 meter.

Menara portable itu merupakan menara pemancar telepon seluler, menyewa lahan dari warga setempat baru aktif satu bulan terakhir.

Saat tim datang, pemilik lahan tidak ada di tempat.

Dicoba menghubungi melalui telepon, perusahaan pemilik menara portable itu menyampaikan kepada tim bahwa menara portable itu pengurusan memang tidak sampai ke pemerintah daerah Kabupaten Banjar, karena hanya sifatnya sementara maka hanya mengantongi izin kepala desa.

Baca: Ekspresi Kebohongan Barbie Kumalasari Soal Berlian Dibongkar Sosok Ini, Nikita Mirzani & Hotman?

Baca: Joroknya Cara Makan Ashanty Diprotes Aurel, Putri Anang Hermansyah dan Krisdayanti Sebut Hal Ini

Baca: Musuh Bebuyutan Nikita Mirzani Ikut Terseret Kasus Ikan Asin Fairuz-Galih, Ini Status Tessa Mariska

Baca: Profesi Calon Istri Gading Marten Jadi Sorotan Roy Marten, Kapok Gara-gara Gisella Anastasia?

Ketua Tim Lapangan Tim Daltib IMB Kabupaten Banjar, Farida Ariyati mengatakan, berdasarkan keterangan salah satu warga Keliukan bernama Khadizah yang rumahnya berdekatan, menara portable tersebut baru berdiri satu bulan.

Pemilik menara pun sudah meminta tanda tangan dirinya untuk persetujuan.

"Warga disuruh tanda tangan saja semalam, dan memberi uang Rp 500 ribu sebagai kompensasi perbulannya. Warga sendiri tidak mengetahui untuk apa," terang Farida menuturkan.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pengawasan Bangunan PUPR Banjar itu juga menjelaskan, pihak pemilik menara portable itu tidak pernah berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Banjar, sehingga pihaknya tidak bisa mempertanggungjawabkan keamanan menara portable tersebut.

Halaman
123
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved