Berita Kabupaten Banjar

Yang Lain Minim Siswa, SLB di Martapura ini Justru Kelebihan

Jika di Sekolah Luar Biasa (SLB)-A Negeri 3 Martapura minim siswa, sebaliknya di SLB Negeri 2 Martapura justru kelebihan murid.

Yang Lain Minim Siswa, SLB di Martapura ini Justru Kelebihan
SRI RAHAYU UNTUK BPOST GROUP
Sri Rahayu bersama anak didiknya yang aktif berolahraga dan kerap menoreh prestasi gemilang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jika di Sekolah Luar Biasa (SLB)-A Negeri 3 Martapura minim siswa, sebaliknya di SLB Negeri 2 Martapura justru kelebihan murid.

Karena itu pula pihak sekolah setempat saat ini berkeinginan menambah jumlah tenaga pengajar.

Namun keinginan ini tak mudah karena menyangkut beban anggaran.

"Tahun ini murid kami yang lulus sepuluh orang, sedangkan siswa baru yang masuk sebanyak 35 orang. Jadi, kurang guru dan ruangan juga," ucap Kepala SLB Negeri 2 Martapura Sri Rahayu, Rabu (17/07/2019).

Pihaknya berencana merekrut guru honor sekolah.

Gajinya akan diambil dari dana BOS (bantuan operasional sekolah).

Baca: Sajian Maia Estianty Saat Rumahnya Dikunjungi Teman Disebut, Sikap Istri Irwan Mussry Jadi Sorotan

Baca: Ekspresi Kebohongan Barbie Kumalasari Soal Berlian Dibongkar Sosok Ini, Nikita Mirzani & Hotman?

Baca: Musuh Bebuyutan Nikita Mirzani Ikut Terseret Kasus Ikan Asin Fairuz-Galih, Ini Status Tessa Mariska

Baca: Joroknya Cara Makan Ashanty Diprotes Aurel, Putri Anang Hermansyah dan Krisdayanti Sebut Hal Ini

Namun ini mempersyaratkan SK (surat keputusan) pengangkatan guru honor tersebut mesti ditandatangani oleh kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

"Berkaitan dengan hal itu, kami nanti akan berkonsultasi dengan Disdik dalam upaya memenuhi standart pelayanan minimal," tandas Sri.

Berapa jumlah guru yang ada sekarang? "Sesuai rombel (rombongan belajar) yang ada 53, guru PNS-nya 21 dan GTT probisni 28 orang. Jadi, saat ini kami masih kurang empat orang guru," bebernya.

Guru tambahan yang dicari, lanjutnya, dikehendaki yang laki-laki.

Pertimbangannya memiliki tenaga yang lebih kuat.

"Karena murid laki-laki di sekolahan kami ini superaktif," sebut Sri.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved