Ekonomi dan Bisnis

Jelang Musim Haji, Penjualan Perlengkapan Alat Haji di Kota Banjarmasin Masih Sepi

Menjelang Hari Raya Idul Adha atau dikenal dengan musim haji, sejumlah toko penjualan alat haji dan umrah umumnya ramai diserbu pembeli.

Jelang Musim Haji, Penjualan Perlengkapan Alat Haji di Kota Banjarmasin Masih Sepi
banjarmasinpost.co.id/mariana
Toko perlengkapan haji dan umrah di Pasar Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang Hari Raya Idul Adha atau dikenal dengan musim haji, sejumlah toko penjualan alat haji dan umrah umumnya ramai diserbu pembeli.

Namun sekitar tiga pekan lagi menuju Hari Raya Idul Adha, toko-toko perlengkapan haji dan umrah di pasar tradisional di Banjarmasin belum alami lonjakan atau masih normal.

"Seharusnya sekitar satu bulan kurang sudah cukup ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini penjualan agak menurun dan lebih sepi dari tahun lalu," ucap Owner Toko Andhika, Khairin kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (18/7/2019).

Penurunan omzet penjualan dibanding tahun lalu saat ini diakuinya mencapai 30 persen. Namun dia berharap dalam beberapa hari ke depan penjualan dapat kembali meningkat.

Faktor penurunan omzet tersebut menurutnya lantaran saat ini pilihan berbelanja tidak lagi harus datang ke toko. Banyak alternatif berbelanja apapun termasuk perlengkapan haji dan umrah melalui platform online.

Baca: Jamaah Calon Haji HSU Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Wahid Antar Hingga ke Pesawat

Baca: Murid Cuma Empat Orang, tapi Siswa dan Guru SDN di Banjar Ini Tetap Semangat

"Kami juga mulai kembangkan penjualan secara online, pelanggan bisa pesan lewat Instagram, ada pula di Shopee dan Tokopedia tapi masih baru, kami berharap bisa mendongkrak penjualan lewat platform online ini," kata Khairin.

Berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, puncak peningkatan dagangannya pada H-7. Omzet pun bertambah hingga 40 persen dibanding hari biasa.

"Kalau hari biasa, dalam sehari tembus Rp 5 juta di tahun-tahun sebelumnya, sedangkan memasuki musim haji bisa bertambah dua kali lipat," ungkapnya.

Barang-barang yang dijual Khairin terbilang lengkap. Untuk perlengkapan haji tersedia kain ihram berukuran 2,5x2 meter dibanderol Rp 150.000.

Penjualan perlengkapan haji dan umrah di Banjarmasin
Penjualan perlengkapan haji dan umrah di Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/mariana)

Ada pula sendal dan sepatu haji berkisar di harga Rp 100.000-150.000 tergantung kualitas. Juga tersedia gamis putih untuk pria dipatok Rp 175.000-400.000, setelan muslimah wanita dibanderol seharga Rp 150.000-350.000.

"Kami jua menyediakan surban, kaos kaki wudhu, kaos kaki tawaf, baju kantong, tasbih, dan sarung tangan salat. Seluruh barang dikirim dari Surabaya dan Jakarta," imbuhnya.

Baca: Ini Pesan Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani kepada Anggota Polda yang Menunaikan Ibadah Haji

Baca: Begini Cara Menteri Susi dan Jonan “Sentil” Sri Mulyani soal Insentif Mobil Listrik

Di toko lainnya, yakni Toko Armilla juga menjual berbagai perlengkapan haji dan umrah. Di tempat ini didominasi baju-baju koko dan mukena.

"Kebetulan kain ihram masih kosong stoknya belum datang. Saya jual seharga Rp 120.000, ada juga gamis putih mulai harga Rp 180.000-200.000," jelas Owner Toko Armilla, Fathur.

Diakuinya, karena baru satu tahun sehingga barang-barang pun masih belum lengkap. Saat ini secara bertahap perlengkapan haji dan umrah terus dilengkapi.

"Baju-baju koko mulai harga Rp 100.000-200.000, yang paling laris model kurta pakistan dibanderol mulai Rp130.000. Semua barang didatangkan dari Bandung dan Tasikmalaya," tukasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved