Berita HSU

NEWSVIDEO : BPOM HSU Sita 22 Jenis Kosmetik Diduga Ilegal di Tabalong

Dari hasil penindakan ini berhasil disita sebanyak 22 jenis kosmetik yang berbentuk krim, padat, cair, kaplet dan juga tube.

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Operasi penindakan tindak pidana obat dan makanan dilakukan PPNS Kantor BPOM Hulu Sungai Utara (HSU), PPNS Balai Besar BPOM Banjarmasin dan Korwas PPNS Polda Kalsel.

Operasi dilakukan dengan menyasar pedagang kosmetik yang berjualan secara online di wilayah Kecamatan Murungpudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Rabu (17/7/2019)

Dari hasil penindakan ini berhasil disita sebanyak 22 jenis kosmetik yang berbentuk krim, padat, cair, kaplet dan juga tube.

Kosmetik yang rata-rata untuk perawatan muka ini disita karena diduga tidak terdaftar dan mengandung zat mercuri yang berbahaya bagi kesehatan.

Data dari BPOM HSU, jenis kosmetik yang disita, acne serum,
Night Cream Luxury,SPF Pink, BB Cream Ivory, melano, day acne, Night Cream Optimal, Night Cream Blending.

Kemudian Sabun Jerawat, Sabun Badan Oval, Bioaqua Sillky Soft, Bioaqua BB, Day Cream Luxury, Lotion Ulthyme, Magic Sulam Bibir, Bioaqua 24 Gold Skin.

Straberry NaiI Henna Red, Strawberry Nail Henna Lovely Brown, Strawberry Nail Henna Black, Strawberry Nail Henna Maroon,Strawberry Nail Henna
Orange dan Super Whitening.

Kepala BPOM HSU, Bambang Hery Purwanto, dikonfirmasi, Kamis (18/7/2019), membenarkan 22 jenis kosmetik tersebut telah disita pihaknya dari pedagang di wilayah Tabalong.

Disampaikannya, pengungkapan penjualan kosmetik yang diduga ilegal di wilayah Tabalong ini bermula dari adanya laporan masyarakat.

Dimana konsumen yang menggunakan kosmetik tersebut mengalami alergi kulit dan melaporkan ke BPOM.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved