Berita Banjarbaru

NEWSVIDEO : Dari 5 Pelaku Satresnarkoba Polres Banjarbaru Amankan 1000 Butir Ekstasi dan 4 Ons Sabu

Perempuan tiga anak ini mengaku sebagai kurir dan terpaksa melakukan usaha itu untuk mencukupi keperluan hidupnya.

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Wajah Theresia maylina alias Lina alias Emon hanya bisa tertunduk lesu dan tidak banyak bicara.

Satu tersangka dari lima pelaku pemakai dan pengedar jaringan internasional ini mengaku hanya mengedarkan sabu dengan jumlah kecil.

Perempuan tiga anak ini mengaku sebagai kurir dan terpaksa melakukan usaha itu untuk mencukupi keperluan hidupnya.

Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru, AKP Elche mengatakan sabu-sabu dari ke lima tersangka ini berasal dari jaringan internasional Malayasia. Saat ini, untuk mengungkap jaringan diatasnya, Satres Narkoba Polres Banjarbaru akan bekerja sama dengan Direktorat Polda Kalsel.

Baca: Hasil Akhir Timnas Indonesia U-18 vs Persibo Bojonegoro Ujicoba Piala AFF U-18 2018, Skor Akhir 2-1

Baca: Borok Suami Rey Utami Terbongkar Lagi, Pablo Benua Disebut Rekan Bisnisnya Lakukan Investasi Bodong

Baca: Jadi Tradisi, Peserta didik Baru di MAN Kapuas Ikuti Kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah

Baca: Hasil Borneo Fc vs Barito Putera di Liga 1 2019 : Skor 4-3, Gol Penalti Bawa Pesut Etam Unggul

"Peredaran Narkotika ini berasal dari jaringan di Malaysia. Masuk ke wilayah Kalsel melalui perairan atau laut. Biasanya narkotika ini habisnya Sumatera, kaget juga bisa masuk ke Kalsel," lanjutnya.

Dari hasil penyelidikan Satres Narkoba Polres Banjarbaru, ke lima tersangka ini merupakan pemain lama dan ada juga yang pemain baru.

Dari semua total barang bukti yang telah diamankan, kalau dinilai dengan uang harga Narkobanya senilai lebih dari Rp 1,2 Miliar.

Untuk pasal yang disangkakan, Muhammad Rizky dan Misran sebagai pemakai dikenakan pasal 112, Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2008 tentang narkotika, dengan pidana penjara palingsingkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Baca: Sekolah Dasar Negeri di Banjar Ini Langganan Kehilangan Murid

Baca: 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Gugat Polda Metro Jaya Rp 746 Juta, Polisi Merasa Tak Salahi Aturan

Baca: Heboh Suhu Dingin di Bandung, Inilah 4 Kota di Jawa dengan Suhu Dingin Terparah Menurut BMKG

Sedangkan untuk Theresia maylina dan Ramadhan yang berperan sebagai kurir, disangkakan pasal dengan Pasal 132 ayat 1 sub Pasal 114 ayat 1 sub Pasai 112 ayat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 84 ayat 2 KUHAP dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Terkhusus untuk Haspiannor yang merupakam bandar dikenakam pasal 132 ayat 1 sub pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 84 ayat 2 KUHAP dengan pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved