Melihat dari Dekat KGE Banjarmasin

Terbentuk 2015, Anggota KGE Banjarmasin Sudah Berjumlah Ratusan Orang, Ingat Kami Bukan Tim Medis!

Ketua Komunitas Gabungan Emergency (KGE) Agus Salim menuturkan bahwa KGE mulai terbentuk pada 4 - 5 -2015 lalu

Terbentuk 2015, Anggota KGE Banjarmasin Sudah Berjumlah Ratusan Orang, Ingat Kami Bukan Tim Medis!
KGE Banjarmasin
Sebagian anggota KGE Banjarmasin lagi mejeng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Komunitas Gabungan Emergency (KGE) Agus Salim menuturkan bahwa KGE mulai terbentuk pada 4 - 5 -2015 lalu dimana waktu itu tujuannya karena kumpulan anggota-anggota pemadam sebanyak sekitar 10 -30 orang baik dari gabungan dari Kota Martapura, Banjarbaru dan Banjarmasin sering kumpul di Banjarmasin.

"Sebelumnya itu membentuk emergency gabungan, semakin banyak, lalu kita kumpulkan satu wadah yakni komunitas gabungan emergency," papar Agus.

Untuk jumlah anggota saat ini ada 234 orang se Kalimantan Selatan dan mereka rutin melakukan pertemuan per satu bulan sekali seperti daerah Amuntai, Barabai, Tapin dan untuk induk berada di Banjarmasin .

Menurut Agus, pihaknya adalah tim evakuasi bukan medis karena medis tim ahli,

Baca: Membantu Tak Pandang Bulu & Tanpa Pamrih, Ternyata KGE Cuma Miliki Pos Sederhana di Banjarmasin

Baca: 7 Fakta Kasus Pencabulan Santri di Aceh, 3 Ditangkap & Polisi Tak Akan Kabulkan Penangguhan Penahan

Baca: Live streaming Indonesia Open 2019 di Trans 7 & Djarum Badminton Kamis (18/7) Marcus/Kevin Main

"Namun kita pernah belajar penanganan kecelakaan yangr ingin, istilahnya P3K ya, semua orang bisa, niat kami hanya membantu. Sekecil apa pun orang minta bantuan, sekecil apa pun misal tertusuk paku kita bantu," jelasnya.

Dimana untuk penanganan medis ringan pernah belajar dari TNI AURI sekitar 2017 dan pelatihan di Pemko, dari BPBD dan lainnya.

Disinggung cepatnya keberadaan mereka di TKP , Agus mengungkapkan karena lebih kepada individual saja dan kemanusian.

Yakni banyak masyarakat yang telah mengetahui kontak mereka dan menghubungi serta kadang kontak di group wa hingga chat pribadi antar anggota.

Apalagi untuk wilayah daerah Banjarmasin anggota mereka sekitar 150 orang dan tersebar dimana-mana selain masyarakat juga banyak kenal nomor mereka dan memberikan informasi.

"Kita sering respon tanpa mengeal orang itu siapa, pokoknya kita datangi ke lokasi ," paparnya.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved