Berita Internasional

Kakinya yang Diamputasi Ada di Bungkus Rokok, Pria Ini Sangat Kaget, ''Saya Merasa Dikhianati''

Seorang pria di timur Perancis terkejut ketika mendapati kakinya yang diamputasi dijadikan iklan tentang bahaya merokok di bungkus rokok.

Antoine Barège, Radio France via BBC
Gambar dari sebuah bungkus rokok berisi larangan merokok. Seorang pria di Perancis mengklaim kakinya yang diamputasi dijadikan model di iklan bungkus rokok tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, METZ - Seorang pria di timur Perancis terkejut ketika mendapati kakinya yang diamputasi dijadikan iklan tentang bahaya me rokok di bungkus rokok.

Diwartakan BBC Kamis (18/7/2019), kaki milik pria asal Albania yang sudah diamputasi itu muncul di bungkus disertai dengan pesan berbunyi "me rokok bisa menyumbat arteri Anda".

Pria yang tak disebutkan identitasnya dan hidup di Metz itu mengungkapkan, dokter terpaksa mengamputasi kaki setelah dirinya terluka dalam penembakan di Albania 1997 silam.

Dia menuturkan anaknya yang pertama kali menemukan gambar itu ketika membeli sebungkus tembakau gulung di Luksembourg, dan segera membawanya ke rumah.

Kepada harian Perancis Le Républicain Lorrain, putri dari pria itu mengatakan, saudaranya pulang dan tanpa berkata apa pun, dia langsung meletakkan bungkus rokok itu.

Baca: SEKARANG Marcus/Kevin vs China! Link Live Streaming Indonesia Open 2019 di YouTube Djarum Badminton

Baca: BREAKING NEWS - Wanita Pengasuh Diduga Culik Bocah Jalan Cenderawasih Banjarmasin

Baca: Hasil Perempatfinal Indonesia Open 2019 : Jonatan Christie Gagal Susul Ahsan/Hendra ke Semifinal

"Kami terkejut. Kami tidak memercayai ini," ujar putri pria itu yang menambahkan, mereka mengenalinya setelah melihat luka parut maupun luka bakar.

Pria itu menyatakan dia merasa gambar itu diambil ketika dia mengunjungi rumah sakit setempat pada 2018 untuk mencari tahu apakah dia bisa menggunakan peralatan bantu.

Sebab selama lebih dari 20 tahun terakhir, dia berjalan menggunakan kruk. Pengacara keluarga Antoine Fittante berujar, foto kliennya digunakan tanpa sepengetahuannya.

"Setiap luka parut itu unik dan spesifik. Pria ini juga mempunyai luka bakar di kaki yang lain. Pakar sekali pun bisa mengenalinya. Sudah jelas," kata Fittante.

Dia menjelaskan kliennya merasa dikhianati serta martabatnya terluka karena disabilitasnya dipertontonkan tanpa izin sebagai iklan di bungkus rokok.

Fittante menyatakan dia sudah membuat surat dan dikirim kepada rumah sakit untuk mencari tahu bagaimana foto itu bisa ada. "Seseorang harus mengakuinya," tegas dia.

Tetapi, harian Perancis lain Le Parisien merilis sebuah foto yang sama persis dengan tahun 2017, jauh sebelum pria itu mengunjungi rumah sakit.

Foto itu juga muncul di pusat data Uni Eropa 2014 silam. Le Parisien juga menghubungi rumah sakit yang tidak bisa membenarkan cerita pria tersebut.

Juru bicara Komisi Eropa membeberkan mereka sudah mempunyai identitas, persetujuan, dan hak dari setiap orang yang mereka foto terkait kampanye larangan me rokok.

"Dari informasi yang kami dapat, kami bisa mengonfitmasi tanpa keraguan bahwa individu ini bukan termasuk salah satu model kami," ujar juru bicara itu.

Berita ini juga ada di KOMPAS.COM

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved