Berita Tanahlaut

Pedagang Buah Pelaihari Berontak, Satpol PP Tetap Beri Tindakan Apabila Tidak Pindah

Penertiban pasar buah di bahu jalan pada Pasar Pelaihari, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut nampaknya menuai protes. Pasalnya

Pedagang Buah Pelaihari Berontak, Satpol PP Tetap Beri Tindakan Apabila Tidak Pindah
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Pertemuan antara pedagang pasar buah di Pasar Pelaihari bersama Kasatpol PP Tanahlaut dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Kabupaten Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penertiban pasar buah di bahu jalan pada Pasar Pelaihari, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut nampaknya menuai protes. Pasalnya, sejumlah pedagang seolah berontak akan larangan tersebut.

Bahkan pertemuan antara pihak pedagang buah dengan Satpol PP Tanahlaut dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Tanahlaut sempat tegang, Jumat (19/7/2019) pagi.

Pedagang sayur, Bahrani menyampaikan tanggapannya akan penertiban tersebut. Jelasnya, jika pun hendak ditertibkan maka perlu ada penataan dan tempat yang tepat.

Namun ia sendiri juga memohon kepada SKPD terkait untuk tetap meletakan pasar buah di lokasi tersebut. Akan tetapi perlu di atur secara baik.

"Kalau disini lebih ramai," sebutnya menyuguhkan alasan menolak pindah.

Baca: Pertemuan Diam-diam Raffi Ahmad dan Laudya Cynthia Bella Terungkap, Lihat Reaksi Nagita Slavina

Baca: Ini Alasan Cinta Laura Kembali Menyanyi Setelah Vakum 7 Tahun, Lewati Proses Editing di Amerika

Baca: Dendam Maia Estianty pada Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Masih Ada Dituduhkan, Istri Irwan Balas Ini!

Apalagi ujarnya, karena berjualan buah, maka makanan tersebut rentan busuk. Sehingga diperlukan tempat yang strategis untuk penjualannya.

Mengenai penertiban itu jelasnya pula memang setiap tahun dilakukan. Apalagi mendekati Adipura. Namun pedagang tetap memilih kembali ke bahu jalan tersebut. Bahkan sejumlah pedagang buah sudah membuka lapak mereka.

Sementara itu, Kasatpol PP Tanahlaut, Achmad Taufik menerangkan, ketegangan yang terjadi di Pasar Pelaihari sebelumnya memang karena ada penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Tanahlaut.

Namun pada saat itu pula, ia sendiri mendapat banyak masukan dari masyarakat akan kondisi pasar.

"Jadi kami bersinergi dengan isntansi terkait untuk penataan pasar ini. Kami ingin menjadikan keadaannya tetap tidak ada lagi yang jualan di bahu jalan," ucapnya.

Selain itu ujar Taufik, saat ini sudah ada tempat atau rencana relokasi untuk pasar buah tersebut, yakni di RTH yang lama. Lantas, pihaknya pun juga bakal mengadakan rapat untuk pembahasan tersebut.

Taufik mengatakan, saat ini pihaknya masih memberikan batas waktu untuk pedagang. Namun apabila sudah disiapkan relokasinya, maka pedagang buah pun akan dipindah. Satpol PP pun tegasnya akan memberikan tindakan terhadap pedagang yang masih bandel.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved