Perbaikan Jembatan Sungai Lulut

Sebelum Jembatan Lama Dibongkar, Dishub Banjarmasin Minta Kontraktor Menyiapkan ini

DINAS Perhubungan Kota Banjarmasin menyatakan jalan tembus Kompleks Rahayu, Jalan Pramuka, Banjarmasin belum layak untuk jalan alternatif kendaraan

Sebelum Jembatan Lama Dibongkar, Dishub Banjarmasin Minta Kontraktor Menyiapkan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (19/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS Perhubungan Kota Banjarmasin menyatakan jalan tembus Kompleks Rahayu, Jalan Pramuka, Banjarmasin belum layak untuk jalan alternatif kendaraan roda dua dan empat seiring pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Sungai Lulut Banjarmasin Timur pada Juli ini.

“Iya kita sudah kerahkan drone untuk melihat kondisi jalan tembus Rahayu. Ternyata belum layak untuk jalan alternatif pascapembongkaran tiga jembatan di Sungai Lulut nantinya,” kata Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Bejo, Kamis (18/7).

Slamet menyarankan, pihak kontraktor perlu menyiapkan jembatan alternatif hingga siap, baru jembatan lama dibongkar.

Dengan jembatan darurat sementara dengan fondasi batang kelapa di samping Jembatan Sungai Gardu I, sebenarnya cukup untuk jalan alternatif.

Baca: Kepastian Syahrini Hamil Menguat dari Foto Istri Reino Barack yang Ngidam ke Mall?

Baca: Pablo Benua Bawa Nama Malaikat Saat Didatangi Barbie Kumalasari Setelah Vlog Galih-Rey Terungkap

Baca: Tantangan Ayu Ting Ting pada Enji Baskoro Diungkap Melaney Ricardo, Tegaskan Jangan Bawa Bilqis

Baca: Luna Maya Siap Akhiri Janji pada Reino Barack di Agustus Ini, Tentukan Nasib Faisal Nasimuddin?

“Hanya saja jumlah untuk kendaraan roda dua dan empat harus dibatasi jumlah, juga tonasenya. Jembatan darurat itu lebih efektif daripada menyiapkan angkutan pelajar gratis ke Sungai Lulut,” katanya.

Diakui Slamet, rute angkutan pelajar ceria selama ini belum sampai kawasan Sungai Lulut.

Pengalihan arus lalu lintas ini sifatnya temporer dan tidak perlu mengerahkan angkutan pelajar gratis.

“Penyediaan sarana angkutan itu bisa dilaksanakan karena memang diketahui sebuah kawasan itu secara rutin perlu angkutan. Angkutan pelajar gratis kita memang belum menjangkau kawasan Sungai Lulut,” katanya.

Dipaparkanya, angkutan pelajar ceria gratis sekitar 12 buah sudah pasti rutenya dan hampir semuanya mengarah ke Banjarmasin Tengah, seperti Handil Bakti-Kayu Tangi-Mulawarman.

Harapannya ke depan, angkutan pelajar ini bisa sampai ke Sungai Lulut.

Slamet memastikan jembatan darurat di samping Jembatan Sungai Gardu I sebenarnya bisa dilewati mobil dengan catatan tak ada kendala tonase.

Jembatan darurat itu hanya sementara dan jika jembatan barunya sudah selesai maka jembatan darurat akan dibongkar.

Menurut Slamet, bisa saja jalan tembus Rahayu untuk jalan alternatif pembongkaran jembatan Sungai Lulut, namun jalan tersebut harus ada peningkatan mutu jalan baik Dinas PUPR Provinsi Kalsel maupun Dinas PUPR Kota Banjarmasin.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved