Berita Kotabaru

Suara Gemuruh Gegerkan Warga Desa Semayap, Tanah Longsor Timpa Galangan Kayu

Warga sekitar dipinggir Jalan kawasan Jelapat Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, sempat geger pada Jumat (18/7/19) subuh.

Suara Gemuruh Gegerkan Warga Desa Semayap, Tanah Longsor Timpa Galangan Kayu
istimewa
Tanah Longsor di Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Timpa Galangan Kayu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Warga sekitar dipinggir Jalan kawasan Jelapat Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru,  sempat geger pada Jumat (18/7/19) subuh. 

 Mereka terkejut saat mendengar suara gemuruh diluar rumahnya. Saat itu,  juga mereka terbangun dan keluar dari dalam rumah dan galangan kayu yang ada. 

Betapa terkejutnya,  saat masyarakat melihat terjadi tanah longsor di belakangan galangan kayu. Akibat dari longsor tersebut,  galangan kayu mengalami kerusakan. 

Beruntung dalam peristiwa tanah longsor tersebut, tidak ada korban jiwa.  Pihak Badan Pennggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kotabaru juga langsung turun melihat kondisi longsor yang berada di samping jalan raya Nasional. 

Baca: Pemindahan Ibu Kota RI ke Kalimantan Dimatangkan, Bappenas Gelar ini

Baca: Dikenalkan di Spanyol, Tapi Xiaomi Mi A3 Tidak Akan Dijual di Indonesia

Baca: Terjawab, Kenapa Malam di Musim Kemarau Justru Dingin, ini Penjelasan BMKG

Baca: Kapal Nelayan Tanahlaut Ditemukan, Dua Nelayan Menghilang, Berikut Kronologis dan Identitas Korban

Kepala BPBD Kotabaru,  H Rusian Ahmadi Jaya,  saat dikonfirmasi mengatakan kondisi longsor menimpa galangan kayu.  Namun tidak terlalu parah dengan longsor dihasilkan. Hanya saja,  galangan kayu atau tempat berjual kayu itu mengalami kerusakan karena tertimpa material longsoran. 

"Tidak ada korban jiwa.  Longsor yang terjadi tidak sampai ke jalan raya dan tidak ada bangunan rumah yang terkena longsor, " katanya. 

Meski begitu,  jajarannya mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada agar mereka yang berada disekitar longsoran atau yang berada dikawasan bukit untuk selalu waspada. Cuaca yang tidak menentu meski mulai memasuki musim kemarau. 

"Masyarakat harus berhati-hati dan waspada dengan cuaca terutama yang tinggal didataran tidak rata, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat) 

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved