Berita Banjarbaru

Tak Sama di Kaltim, Luas Areal Tambang di Kalsel Hanya 16,243 Persen, Ini Kata Korsupgah KPK

Ketika melihat kondisi tambang di Kalsel, tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak melihat ada

Tak Sama di Kaltim, Luas Areal Tambang di Kalsel Hanya 16,243 Persen, Ini Kata Korsupgah KPK
banjarmasin post group/ nurholis huda
Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika melihat kondisi tambang di Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketika melihat kondisi tambang di Kalsel, tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak melihat ada keanehan luasan tambang seperti yang terjadi di Kalimantan Timur.

"Ya yang di Kaltim ya. Ini kami lihat di Kalsel cukup ideal, dan memang lebih tersorot di Kaltim soal tambang ini ketimbang di Kalsel," kata Fungsional dari Korsupgah Wilayah VII KPK, Rosma Ali Yusuf, ketika di Kalsel.

Tangan dia pun kemudian membolak balik kertas berupa peta dan Luasan tambang di Kalsel yang di sodorkan dari Dinas ESDM .

Rosma Ali Yusuf menyebut belum ada temuan kelebihan luasan izin pertambangan di Kalsel. "KPK saat ini masih fokus di Kaltim, di Kalsel belum ada,’’ ujarnya.

Baca: Rekor Pertemuan & Prediksi Persija vs PSM Makassar Final Piala Indonesia 2018 Live RCTI & Jawapos TV

Baca: Inilah Fitur Unggulan Honda Accord di GIIAS 2019, Segini Harga yang Ditawarkan

Baca: Tas Mungil Seukuran Kunci Mobil Ini Dibanderol Seharga Rp 3,5 Juta, Ayo, Siapa Mau Beli?

Diketahui, ketika Korsupgah KPK menelaah di Kaltim, menemukan kejanggalan luasan izin pertambangan di sana.

Sebab puasan yang dikeluarkan pemerintah justru melebihi luas daratan Provinsi Kalimantan Timur. Luasan izin yang dikeluarkan 13,83 juta hektare, sedangkan luas daratan Kaltim hanya 12,7 juta hektare.

Izin yang diberikan terdiri dari izin kehutanan dengan luas 5.619.662 hektare. Terdiri dari 59 izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (IUPHHK) hutan alam seluas 3.973.680 hektare, dan 45 IUPHHK-hutan tanaman industri seluas 1.645.982 hektare.

Kedua adalah pertambangan batu bara. Luas perizinan ini mencapai 5.137.875,22 hektare yang terdiri dari izin usaha pertambangan (IUP) dan perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) .

IUP diterbitkan para bupati dan walikota pada masa silam, jumlahnya 1.404 IUP dengan total luas 4.131.735,59 hektare.

Ketika kewenangan pertambangan beralih ke pemerintah provinsi sesuai Undang-Undang 23/2014, IUP di Kaltim tersisa 734 izin.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved