Kriminalitas HSU

Ancam Keluarga Pakai Samurai untuk Minta Uang di Amuntai, Rizki Diamankan Satreskrim Polres HSU

Diduga melakukan pengancaman untuk meminta uang, M Rizki Maulana (19) kini harus berurusan dengan hukum di Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Ancam Keluarga Pakai Samurai untuk Minta Uang di Amuntai, Rizki Diamankan Satreskrim Polres HSU
HO/Polres HSU
M Rizki Maulana (19) ditahan di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Diduga melakukan pengancaman untuk meminta uang, M Rizki Maulana (19) kini harus berurusan dengan hukum di Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Pemuda yang diketahui warga Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU ini diamankan petugas di rumahnya, Jumat (19/7/2019).

Bersama dirinya petugas juga berhasil menyita sebilah senjata tajam jenis samurai yang digunakan saat mengancam korban H Sulaiman.

Informasi didapat, bermula pelaku melakukan aksinya Jumat (26/4/2019) pagi sekitar pukul 09.00 wita, di rumah korban di Kelurahan Sungai Malang, kecamatan Amuntai Tengah, HSU.

Saat itu pelaku yang dari informasi masih kerabat dari korban ini meminta uang kepada korban sebesar Rp. 1.000.000, dengan alasan untuk membayar utang.

Baca: Rumah Syahruddin di Mantuil Banjarmasin Selatan Ambles ke Dalam Sungai, Satu Keluarga Basah Kuyub

Dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai, pelaku ketika itu mengancam bila uang tidak diberikan maka korban akan dibunuh.

Selanjutnya karena merasa takut, korban meminjam uang dengan keponakannya dan dengan keadaan terpaksa langsung memberikannya kepada pelaku.

Bukan hanya kali itu saja, Jumat (19/7/2019) pelaku kembali bikin ulah mengamuk serta memecahkan kaca di rumah korban untuk meminta uang.

Merasa terancam, ulah pelaku yang ternyata masih diam serumah dengan korban ini pun dilaporkan ke Polres HSU.

Petugas Satreskrim Polres HSU yang mendapat laporan langsung menindaklanjuti dan berhasil mengamankan pelaku beserta samurai dari kamarnya.

Baca: Gelagat Aneh Barbie Kumalasari & Teman Galih Ginanjar, Musuh Nikita Mirzani Sebut Sosok Pengganti

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kasatreskrim Iptu Kamaruddin, dikonfirmasi, Sabtu (20/7/2019) membenarkan mengamankan pelaku yang diduga melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap kakeknya yang tinggal serumah.

"Kemaren diamankan di rumah, setelah kami menerima laporan dari korban," katanya.

Untuk yang bersangkutan akan dikenakan pasal 368 KUHP jo Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved