Berita Tabalong

Dua Bocah Perempuan Kecamatan Kelua Tabalong Tenggelam, Satu Tak Bisa Diselamatkan

Dua orang remaja tengah bermain air dengan menyebrangi sungai yang memang tengah surut, Isnaina Hasanah (11) warga Desa Ampukung

Dua Bocah Perempuan Kecamatan Kelua Tabalong Tenggelam, Satu Tak Bisa Diselamatkan
BPBD Tabalong
Anggota BPBD Tabalong setelah melakukan pertolongan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dua orang remaja tengah bermain air dengan menyebrangi sungai yang memang tengah surut, Isnaina Hasanah (11) warga Desa Ampukung Kecamatan Kelua dan Asyifa Nadina (10) warga Desa Telaga Itar Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong menyebrangi sungai untuk bermain, Sabtu (20/07/2019).

Dan saat keduanya ingin kembali ke sisi sungai ternyata terkena di dasar sungai yang dalam sehingga membuat mereka tak bisa berjalan dan tenggelam. Warga yang tengah memancing di sekitar sungai langsung membantu mencari kedua remaja ini.

Isnaina berhasil ditemukan warga dan langsung dibawa ketepian dan dilarikan ke Puskesmas Kelua.

Anggota BPBD Fahri mengatakan kondisi Isna sudah lemas karena sempat tenggelam cukup lama.

Baca: Mobil Dinas KPH Provinsi Kalsel Hanyut di Tanahlaut, Begini Kondisi Tiga Orang Penumpangnya

Baca: Cerita Tiga Perempuan Margasari Hilir Tapin, Mengais Rezeki dari Produksi Atap Daun Rumbia

Baca: Pengakuan Korban Orientasi di SMA Taruna Sebelum Meninggal, Aku Dipukul, Ditendang, Digebuki

"Langsung dilarikan ke Puskesmas Kelua, dan didampingi oleh anggota keluarga. Pencarian dilanjutkan karena Asyifa masih belum ditemukan," ujarnya.

Sekitar dua jam berselang dari kejadian barulah tubuh Ashifa ditemukan dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi remaja ini menyebrang sungai.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas namun sayang nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka. Dengan adanya kejadian ini Fahri Anggota BPBD kembali mengingatkan kepada seluruh warga Tanjung untuk tidak bermain air di sungai.

Meskipun terlihat dangkal namun dasar sungai di bagian tengah tidak bisa diprediksi. Dan aliran air sungai juga bisa deras meskipun sudah bisa berenang namun tetap berbahaya.

Selain itu warga juga diharapkan bisa memberi nasehat atau melarang anak anak yang bermain air di sungai. Untuk menghindari adanya korban tenggelam. "Bermain air disungai sangat berbahaya, meskipun bisa berenang sebaiknya jangan dilakukqn," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved